KETIK, MALANG – Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) melakukan penutupan kawasan Gunung Bromo sementara waktu. Penutupan dilakukan mulai tanggal 6 hingga 12 April 2026 sebagai upaya pemulihan ekosistem hingga meningkatkan kualitas layanan pariwisata.
Pranata Humas TNBTS, Endrip Wahyutama mengatakan, penutupan kawasan Gunung Bromo dilakukan selama seminggu ke depan.
"Dilakukan penutupan mulai hari ini yaitu 6 April mulai pukul 06.00 WIB sampai dengan 12 April pukul 10.00 WIB. Penutupan dilakukan sebagai momentum pemulihan ekonomi serta meningkatkan kualitas layanan wisata," jelasnya, Senin, 6 April 2026.
Dirinya juga menegaskan, bahwa penutupan kawasan Gunung Bromo sebagai penguatan komitmen pengelolaan kawasan yang berkelanjutan setelah berlangsungnya momen libur panjang Lebaran 2026.
Diketahui selama libur Lebaran yakni pada 21 - 24 Maret, Gunung Bromo telah dikunjungi sebanyak
24.671 wisatawan.
Sedangkan secara akumulasi pada bulan Maret 2026, destinasi kawasan Gunung Bromo sebanyak 79.223 wisatawan. Dengan jumlah ini, menjadi yang tertinggi dibandingkan periode Januari dan Februari 2026.
"Total kunjungan wisata pada Januari sebanyak
65.891 wisatawan. Sedangkan pada Februari, ada 45.738 wisatawan," tambahnya.
Selama penutupan berlangsung, pihak TNBTS melaksanakan kegiatan bersih-bersih kawasan pasca libur panjang dan sosialisasi Jalur Lingkar Kaldera Tengger (JLKT) pada 6 April 2026.
Lalu pada tanggal 7 dan 9 April 2026 diselenggarakan pelatihan bagi pelaku jasa transportasi jip dan kuda yang berada di wilayah Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.
Kemudian pada 8 April, Balai Besar TNBTS menyelenggarakan peningkatan kapasitas pelaku jasa wisata transportasi di wilayah Kabupaten Malang dan kegiatan bakti sosial. Lalu di tanggal 13 April, akan dilakukan ground breaking penataan JLKT.
Pihaknya pun berharap, sejumlah langkah tersebut mampu memberikan kebermanfaatan bagi ekosistem dan masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah Gunung Bromo.
"Sehingga ke depannya, kawasan Gunung Bromo tetap lestari dan memberikan manfaat berkelanjutan," tandasnya.
