BPBD Surabaya Data 2 Rumah Diduga Terdampak Ledakan di Waru, Kaca Pecah dan Fitting Lampu Rusak

7 April 2026 21:12 7 Apr 2026 21:12

Fitra Herdian, Dendy Ganda K.

Redaksi Ketik.com
Thumbnail BPBD Surabaya Data 2 Rumah Diduga Terdampak Ledakan di Waru, Kaca Pecah dan Fitting Lampu Rusak

Tim BPBD Kota Surabaya melihat kondisi rumah di daerah Kutisari yang mengalami kerusakan, diduga akibat ledakan di Waru, Kabupaten Sidoarjo. (Foto: BPBD Surabaya)

KETIK, SURABAYA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya kini mendata dua rumah rusak yang diduga terdampak ledakan di Waru pada Senin, 6 April 2026 sore.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Kota Surabaya, Linda Novanti, mengatakan pihaknya telah melihat kondisi rumah yang berada di daerah Kutisari, Kecamatan Tenggilis Mejoyo.

Dari hasil pengamatan, rumah tersebut mengalami kaca pecah dan fitting lampu rusak.

"Diduga ledakan berdampak pada dua rumah di Jalan Kutisari Indah Barat," katanya pada Selasa, 7 April 2026.

Terpisah, HRD GA PT Great Wall Steel, Heri Prasetyo, menjelaskan pihaknya saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik terkait penyebab ledakan.

Dugaan sementara, ledakan berasal dari material scrap yang baru diterima dari pemasok.

"Perlu saya sampaikan bahwa kejadian ini disebabkan adanya besi tua yang kami terima dari supplier. Jadi, kami masih belum bisa mengidentifikasi supplier yang mana," katanya, dikutip dari keterangan resmi.

Akibat kejadian tersebut, tiga orang dilaporkan menjadi korban. Dua orang pekerja harus mendapatkan perawatan medis karena berada di lokasi pemotongan besi.

"Yang satu kondisinya stabil dan masih dirawat di rumah sakit. Yang kedua sebenarnya tidak kenapa-kenapa, tapi tetap saya minta melakukan pengecekan di rumah sakit," ungkapnya.

Sedangkan, lanjutnya, satu orang meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit.

"Korban yang ketiga adalah kernet. Posisinya kurang lebih 50 meter dari lokasi kejadian, yang diduga terkena serpihan tabung atau besi yang dipotong tadi," jelasnya.

Lebih lanjut, dari hasil analisis awal tim Gegana dan Inafis, Heri mengatakan ledakan bukan berasal dari bahan peledak militer atau bom.

“Perlu saya sampaikan bahwa kejadian ini terjadi karena adanya besi tua yang kami terima dari supplier. Jadi, kami masih belum bisa mengidentifikasi dari supplier yang mana,” tuturnya.

Tombol Google News

Tags:

bpbd BPBD Surabaya Ledakan waru gws pts GWS ledakan pabrik