Jelang Lebaran, Akademisi UMM Bagikan Tips Memilih Daging Ayam Halal dan Sehat

19 Maret 2026 03:00 19 Mar 2026 03:00

Thumbnail Jelang Lebaran, Akademisi UMM Bagikan Tips Memilih Daging Ayam Halal dan Sehat

Ilustrasi sentra daging. (Foto: Dafa Wahyu Pratama/Ketik.com)

KETIK, BATU – Hidangan berbahan dasar daging ayam menjadi menu yang hampir selalu hadir saat Lebaran, seperti opor ayam, kare, hingga berbagai olahan lainnya.

Namun, masyarakat diimbau lebih teliti saat memilih daging ayam agar yang dikonsumsi benar-benar halal sekaligus aman bagi kesehatan.

Akademisi bidang kesehatan hewan Universitas Muhammadiyah Malang, Lili Zalizar, membagikan sejumlah tips sederhana untuk memastikan daging ayam yang dibeli dalam kondisi baik dan layak dikonsumsi.

Ia menjelaskan bahwa aspek kehalalan dan kesehatan daging tidak hanya berkaitan dengan cara penyembelihan, tetapi juga kualitas fisik daging yang dijual di pasaran.

“Pemerintah telah mengatur pelaksanaan penyembelihan hewan dan syarat hewan ternak yang boleh disembelih melalui Peraturan Pemerintah Nomor 95 Tahun 2012 tentang Kesehatan Masyarakat Veteriner dan Kesehatan Hewan,” ujarnya.

Peraturan tersebut merupakan pelaksanaan dari Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2009 serta Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2014 yang mengatur sistem kesehatan hewan dan keamanan pangan asal hewan.

Menurut Prof Lili, masyarakat sebagai konsumen perlu memahami ciri-ciri daging ayam yang sehat agar tidak tertipu oleh produk yang kualitasnya buruk atau bahkan tidak layak konsumsi.

“Daging yang halal dan sehat harus menjadi perhatian masyarakat. Memang tidak semua aspek bisa dijangkau langsung oleh konsumen, tetapi kesadaran masyarakat dan peran lembaga konsumen penting agar regulasi pemerintah dapat berjalan sebagaimana mestinya,” jelas Lili.

Agar masyarakat tidak salah memilih saat membeli daging ayam untuk hidangan Lebaran, konsumen harus memperhatikan beberapa indikator sederhana yang bisa dilihat langsung saat berbelanja. 

Berikut ciri-ciri daging ayam yang halal, sehat, dan layak dikonsumsi: 

1. Warna Daging

Daging ayam segar umumnya berwarna merah muda atau pink. Hindari daging yang terlihat pucat, keabu-abuan, kehijauan, atau terlalu gelap. 

Konsumen juga perlu waspada terhadap ayam tiren (ayam mati sebelum disembelih) yang terkadang diberi warna kuning kunyit untuk mengelabui pembeli.

2. Tekstur Daging

Daging ayam yang masih segar memiliki tekstur kenyal ketika ditekan. Jika terasa lembek, terlalu basah, atau bahkan berlendir, maka kualitasnya patut dicurigai.

3.Aroma

Ayam segar tidak mengeluarkan bau menyengat. Apabila tercium bau amis yang sangat tajam atau bahkan bau busuk, sebaiknya daging tersebut tidak dibeli.

4. Kondisi Kulit Ayam

Kulit ayam yang baik tampak bersih dan tidak berlendir, dengan warna putih kekuningan alami. Hindari ayam yang memiliki bercak hitam atau bekas memar yang berlebihan.

5. Tempat Penyimpanan

Pilih daging ayam yang disimpan di tempat bersuhu dingin, seperti di lemari pendingin atau di atas es. Penyimpanan yang baik membantu mencegah kontaminasi bakteri dan menjaga kualitas daging tetap segar.

Tombol Google News

Tags:

Tips Memilih Daging Ayam Akademisi Kesehatan Hewan Universitas Muhammadiyah Malang Idul Fitri 1447 H Lebaran 2026