KETIK, BANDUNG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung menggelar silaturahmi dan buka bersama dengan jajaran wartawan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bandunga, di Gedung Baznas Center Soreang, Rabu 18 Maret 2026.
Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung KH Yusuf Ali Tantowi mengatakan Baznas berfungsi untuk mengumpulkan, mendistribusikan dan membuat pelaporan keuangan dengan baik.
"Prinsip BAZNAS adalah pengelolaan zakat, infak dan sedekah (ZIS) agar aman secara syariah, aman regulasi dan aman NKRI," kata Yusuf.
Sedangkan untuk program pendistribusian diberikan untuk lima bidang yakni pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, sosial kemasyarakatan, dan kepedulian sosial (bencana).
"Penyaluran dana ZIS untuk konsumtif maupun produktif yakni pemberdayaan ekonomi seperti Z-Chickken untuk ayam goreng, Z-Coffee berupa kopi dan Z-Cosmetik untuk pemberdayaan kaum ibu di bidang kecantikan," urainya.
Bahkan, BAZNAS Kabupaten Bandung memberikan program Mustahik Investor yakni memberikan modal kepada masyarakat kurang mampu, namun dananya dititipkan dan dikelola pengusaha.
"Sistemnya seperti ada pengusaha yang menjadi induk lalu mustahik menjadi kepanjangan tangannya," kata dia.
Kinerja BAZNAS Kabupaten Bandung sendiri, kata Yusuf, terus mengalami kenaikan baik dalam pengumpulun maupun pendistribusian.
"Dari pengumpulan di tahun 2023 yang awalnya sekitar Rp8 miliar lalu naik menjadi Rp12,5 miliar tahun 2024 dan tahun 2025 naik lagi menjadi Rp17,5 miliar," sebutnya.
Silaturahmi dan bukber bersama PWI ini turut dihadiri Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung KH. Yusuf Ali Tantowi, Waka 1 Ustaz Jamjam Erawan, Waka 4 H. Sarnapi dan Ketua PWI Kabupaten Bandung Enung Susana.(*)
