KETIK, BATU – Untuk memastikan kenyamanan warga dan wisatawan, Pemerintah Kota Batu menyiapkan berbagai langkah antisipasi jelang libur panjang Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Persiapan tersebut meliputi penguatan pengamanan arus wisatawan, kesiapan infrastruktur, hingga pelaksanaan agenda keagamaan seperti halal bihalal dan open house bagi masyarakat.
Wali Kota Batu, Nurochman, menegaskan pentingnya kesiapsiagaan seluruh perangkat daerah dalam mengantisipasi lonjakan kunjungan wisata.
Ia menilai, momentum perayaan Nyepi yang berdekatan dengan Idulfitri berpotensi mendorong peningkatan arus wisata ke Kota Batu.
“Perayaan Hari Raya Nyepi yang berdekatan dengan Idulfitri perlu diantisipasi dengan baik, terutama terkait kemungkinan meningkatnya jumlah wisatawan yang memilih berkunjung ke Kota Batu,” ujarnya.
Selain itu, ia meminta seluruh jajaran memastikan infrastruktur dasar dalam kondisi optimal.
Hal tersebut mencakup kelayakan jalan, fungsi penerangan jalan umum (PJU), serta penerapan rekayasa lalu lintas guna menjaga kenyamanan dan kelancaran mobilitas selama masa libur panjang.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto, menyoroti pentingnya kesiapan sarana pendukung sektor pariwisata.
Ia mendorong optimalisasi PJU di jalur wisata, pemangkasan pohon yang berpotensi membahayakan, serta penataan area parkir di ruang publik agar lebih tertib dan nyaman.
“Pelayanan petugas parkir juga perlu ditingkatkan dengan sikap ramah, sebagai bagian dari upaya menjaga citra Kota Batu sebagai destinasi wisata yang bersahabat,” ujarnya.
Di sisi lain, Heli turut mengusulkan agar kegiatan malam takbiran dikemas lebih menarik melalui kolaborasi dengan Dinas Pariwisata.
Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan aparatur sipil negara (ASN) dalam rangkaian kegiatan halal bihalal hingga selesai sebagai bentuk penguatan silaturahmi di lingkungan pemerintah dan masyarakat. (*)
