Jangan Tunggu Antre, Simak Persiapan Dishub Sleman Sambut Arus Mudik Lebaran 2026

3 Maret 2026 15:41 3 Mar 2026 15:41

Thumbnail Jangan Tunggu Antre, Simak Persiapan Dishub Sleman Sambut Arus Mudik Lebaran 2026

Sejumlah bus pariwisata dan angkutan barang mengantre untuk menjalani uji berkala (kir) di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman, Selasa, 3 Maret 2026. (Foto: Lik Is for Ketik.com)

KETIK, SLEMAN – Arus mudik Lebaran 2026 atau Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah diprediksi akan mengalami lonjakan mobilitas yang signifikan di wilayah Kabupaten Sleman.

Menanggapi fenomena tahunan ini, Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman mulai memperketat pengawasan kelaikan jalan kendaraan bermotor melalui optimalisasi layanan uji berkala atau kir guna menekan risiko kecelakaan lalu lintas.

Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman, Dwi Handoko Wiyoto, menyatakan bahwa kesiapan armada angkutan umum maupun logistik menjadi kunci utama kelancaran distribusi dan transportasi selama masa Lebaran. Menurut dia, lonjakan volume kendaraan di jalan raya harus diimbangi dengan kondisi teknis kendaraan yang prima agar tidak terjadi kendala mekanis yang berpotensi memicu kemacetan hingga kecelakaan fatal.

"Kami menyadari bahwa menjelang Idul Fitri, mobilitas masyarakat cenderung meningkat pesat, terutama untuk perjalanan mudik dan distribusi logistik. Oleh karena itu, kami melakukan langkah-langkah strategis guna memastikan pelayanan uji berkala berjalan optimal demi keselamatan bersama," ujar Dwi Handoko Selasa, 3 Maret 2026.

Dwi Handoko menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai langkah konkret untuk menghadapi peningkatan permintaan uji kendaraan. Dinas Perhubungan telah memastikan seluruh petugas penguji berada dalam kesiapan penuh serta melakukan pengecekan berkala terhadap akurasi peralatan uji. Kalibrasi alat dilakukan secara menyeluruh agar hasil pemeriksaan teknis, mulai dari sistem pengereman hingga emisi gas buang, benar-benar akurat sesuai standar keselamatan yang berlaku.

Selain kesiapan teknis alat, sistem administrasi dan antrean juga menjadi fokus perbaikan untuk memberikan kenyamanan bagi pemilik kendaraan.

Dwi Handoko menekankan pentingnya optimalisasi alur pendaftaran agar tidak terjadi penumpukan pemohon di lokasi pengujian. Langkah ini diambil mengingat kecenderungan masyarakat yang seringkali melakukan pengujian mendekati hari keberangkatan.

"Kami sangat menghimbau masyarakat untuk tidak menunda pelaksanaan uji berkala. Lakukanlah pengujian lebih awal guna menghindari antrean panjang serta memastikan kendaraan benar-benar siap digunakan dalam perjalanan jarak jauh yang menguras energi," kata Dwi Handoko menambahkan.

Aspek keselamatan menjadi poin utama yang digarisbawahi dalam persiapan menyambut Idul Fitri 1447 H ini. Dwi Handoko menegaskan bahwa kendaraan yang telah lulus uji berkala bukan sekadar memenuhi aspek legalitas, tetapi juga merupakan bentuk jaminan keselamatan bagi pengemudi, penumpang, serta pengguna jalan lainnya. Ia merinci bahwa fungsi rem yang baik, sistem penerangan optimal, emisi sesuai standar, hingga kondisi ban dan rangka yang prima adalah faktor krusial.

"Kendaraan yang laik jalan bukan hanya melindungi Anda dan keluarga, tetapi juga menjaga keselamatan pengguna jalan lainnya. Melalui kesiapan pelayanan ini, kami berharap seluruh kendaraan yang beroperasi selama periode Idul Fitri berada dalam kondisi terbaiknya sehingga angka kecelakaan bisa kita tekan seminimal mungkin," pungkasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Dishub Sleman Dwi Handoko Wiyoto Mudik Lebaran 2026 Idul Fitri 1447 H uji Kir kendaraan Keselamatan lalu lintas Info Sleman Syarat Mudik Aman Uji Berkala Kendaraan Kelaikan Jalan Transportasi Lebaran Berita Sleman Hari Ini Arus Mudik 2026 Kelancaran Logistik Keselamatan berkendara