Misi Dagang ke Ibu Kota Sukses! Apa Saja Komoditas Unggulan Jatim yang Dijual ke DKI?

3 Maret 2026 16:59 3 Mar 2026 16:59

Thumbnail Misi Dagang ke Ibu Kota Sukses! Apa Saja Komoditas Unggulan Jatim yang Dijual ke DKI?

Gubernur Khofifah Indar Parawansa (kanan) di sela mengunjungi stan-stan pada gelaran Misi Dagang Jatim-DKI yang digelar di Jakarta, Senin, 2 Maret 2026. (Foto: Biro Adpim Setdaprov Jatim)

KETIK, SURABAYA – Program misi dagang yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur ke provinsi mitra, DKI Jakarta sukses menembus transaksi hingga Rp5,7 triliun.

Lantas, apa saja komoditas Jatim yang dijual pada Senin, 2 Maret 2026 tersebut? Yakni, daging unggas, anak ayam, ternak ayam, biji kopi, fillet dori, aneka olahan seafood, aneka olahan daging, susu, telur ayam, gula kristal putih, pakan ikan, rokok hingga bantal guling.

Selain itu, komoditas Jatim lainnya yang dijual ke Ibu Kota yaitu produk fashion/tekstil, saos, kecap, bumbu, karpet wisdom, makanan ringan (snack), batik tulis, kayu gergajian, custom resin, verme frame, atap salju, sambal bumbu, pigale chips, ikan hias koi dan koki, cerutu dan domba. Sedangkan, komoditas yang dibeli Jatim dari Jakarta yaitu daging sapi.

Secara rinci, Gubernur Khofifah menyebut berbagai komoditas yang ditransaksikan yaitu daging unggas, anak ayam, ternak sapi, biji kopi, fillet dori, aneka olahan seafood dan daging hingga susu.

Kemudian, ada juga telur ayam, gula kristal putih, pakan ikan, bantal guling, rokok, produk fashion dan produk bumbu dapur.

"Lewat misi dagang ini, kami pertemukan pelaku usaha atau calon penjual asal Jatim dengan pembeli potensial dari provinsi mitra. Yang mana, kegiatan ini berbentuk Government to Business dan Business to Business," ujar Gubernur Khofifah.

Langkah strategis Pemprov Jatim ini, disebutnya juga guna memperluas potensi sektor industri, agribisnis dan investasi dalam rangka memenuhi substitusi impor (bahan baku) dan kebutuhan lainnya. Sehingga harapannya mampu meningkatkan nilai perdagangan dalam negeri.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Khofifah juga mempromosikan keunggulan produksi hasil pertanian dan peternakan Jawa Timur, yang mana untuk telur dan daging ayam merupakan tertinggi di Indonesia.

"Oleh karena itu, kalau mencari daging ayam, telur ayam dan ikan dori, belanjalah di Jawa Timur saja," tegas mantan menteri sosial tersebut.

Sementara, berdasarkan data Perdagangan Antarwilayah Jawa Timur dengan seluruh Provinsi 2024, total nilai Perdagangan Jatim dengan DKI Jakarta adalah sebesar Rp89,21 triliun.

Angka tersebut terdiri dari nilai bongkar atau beli dari Jakarta sebesar Rp75,95 triliun dan nilai muat atau jual ke Jakarta sebesar Rp14,16 triliun.

“Produk yang diperdagangkan dalam misi dagang ini mencerminkan kekuatan dan kebutuhan masing-masing daerah,” ujar Khofifah.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Uus Kuswanto menyambut baik atas terselenggaranya misi dagang Jatim-DKI Jakarta di tahun 2026.

"Atas arahan Bapak Gubernur, beliau menyampaikan sangat mengapresiasi kegiatan ini. Apalagi, dilaksanakan di bulan ramadan yang akan memberi manfaat bukan hanya bagi warga Jakarta, tetapi juga Jawa Timur," ucapnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Gubernur Khofifah Gubernur Jatim misi dagang ekonomi DKI misi dagang jakarta Komoditas hasil pertanian Pemprov Jatim Pemprov DKI