Jalan Penghubung Tegalsuruh–Krasakageng Rusak, Warga Sindir Pemkab Pekalongan Tutup Mata

15 Januari 2026 13:29 15 Jan 2026 13:29

Thumbnail Jalan Penghubung Tegalsuruh–Krasakageng Rusak, Warga Sindir Pemkab Pekalongan Tutup Mata

Kondisi jalan berlubang di Dukuh Pekijingan Desa Krasakageng dikasih tanda oleh warga (Foto: Slamet/Ketik.com)

KETIK, PEKALONGAN – Kondisi jalan penghubung antardesa di Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, menuai keluhan warga.

‎Pasalnya, ruas jalan dari Desa Tegalsuruh menuju Desa Krasakageng, tepatnya di Dukuh Pekijingan, mengalami kerusakan cukup parah berupa lubang lebar di sisi gorong-gorong yang dibiarkan tanpa perbaikan selama lebih dari satu tahun.

‎Kerusakan jalan tersebut dinilai sangat membahayakan pengguna jalan, terutama pada malam hari dan saat hujan. Warga menyayangkan sikap pemerintah yang terkesan abai terhadap kondisi infrastruktur vital penghubung desa tersebut.

‎Ketua RT 5 RW 1 Desa Krasakageng, Yanto, mengungkapkan bahwa kerusakan jalan itu sudah berlangsung lama dan belum mendapat penanganan serius.

‎“Mpun dangu, setahun luwih (sudah lama, setahun lebih,” ujar Yanto saat di lokasi jalan berlubang, Kamis, 15 Januari 2026.

‎Ia mengaku sudah berulang kali berkomunikasi dengan Pemerintah Desa terkait kondisi jalan tersebut. Namun hingga kini belum ada tindak lanjut nyata di lapangan.

‎Keluhan juga datang dari pengguna jalan. Beni, warga asal Kedungwuni, mengaku nyaris terjatuh saat melintasi lokasi karena tidak menyangka adanya lubang besar dan jalan ambles di kedua sisi.

‎“Tadi hampir jatuh. Kaget ada lubang yang sebelah kanan dan yang kiri ambles,” katanya.

‎Diketahui, jalan penghubung antardesa tersebut berstatus sebagai Jalan Kabupaten, sehingga sepenuhnya menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan dalam hal perawatan dan perbaikan.

Namun ironisnya, kerusakan yang sudah berlangsung lebih dari satu tahun itu seolah luput dari perhatian.

‎Kondisi ini menimbulkan kekecewaan warga terhadap kinerja pemerintah daerah yang dinilai lamban dan kurang responsif terhadap keluhan masyarakat.

Padahal, jalan tersebut merupakan akses penting bagi aktivitas ekonomi, pendidikan, dan mobilitas warga antardesa.

‎Warga berharap Pemkab Pekalongan tidak lagi “micek” atau tutup mata, dan segera mengambil langkah konkret sebelum terjadi kecelakaan yang lebih serius.

‎“Saya berharap segera diperbaiki agar tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan,” harap Beni.

‎Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari instansi terkait mengenai rencana perbaikan jalan tersebut.(*) 

Tombol Google News

Tags:

Jalan rusak Sragi Pekalongan Infrastruktur Daerah keluhan warga Pemkab Pekalongan Jalan Kabupaten Berita Pekalongan