KETIK, PEMALANG – Sebanyak 113 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah beroperasi di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Pemerintah menargetkan pembangunan 220 dapur dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten.
Wakil Bupati Pemalang sekaligus Ketua Satgas MBG Kabupaten Pemalang, Nurkholes, menyampaikan capaian tersebut saat menghadiri peresmian SPPG Dua Wibawa Gintung di Kecamatan Comal, Selasa, 24 Februari 2026.
“Ini dibangun berarti sudah ke-113. Semua targetnya 220 se-kabupaten,” kata Nurkholes dalam sambutannya.
Ia menjelaskan, hingga kini jumlah penerima manfaat program MBG di Kabupaten Pemalang telah mencapai 253.845 siswa. Selain pelajar, program ini juga menyasar guru, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Ke depan, pemerintah berencana memperluas sasaran hingga kelompok lanjut usia (lansia).
Program nasional yang diinisiasi Presiden RI Prabowo Subianto tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan asupan gizi masyarakat, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan membuka lapangan kerja baru.
Pembagian Santunan kepada 40 anak yatim di acara grand opening dapur SPPG Dua Wibawa Gintung (Foto: Slamet/ketik.com)
“Yang bekerja di dapur ini semuanya satu dapur itu 50 orang,” jelasnya.
Nurkholes mengungkapkan, satu dapur MBG mampu menciptakan perputaran dana sekitar Rp1 miliar setiap bulan. Dengan 113 dapur yang telah beroperasi, perputaran ekonomi di Kabupaten Pemalang diperkirakan mencapai Rp113 miliar per bulan.
Sementara itu, Kepala SPPG Dua Wibawa Gintung, Mufti Alimi, menyampaikan bahwa dapur tersebut melayani 15 sekolah dengan total 1.506 siswa sebagai penerima manfaat. Selain itu, dapur juga melayani 521 penerima manfaat lain yang terdiri atas balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.
Pemilik SPPG Dua Wibawa, Ari Wibowo, melalui perwakilannya Muhammad Dirjen, menyatakan komitmennya sebagai mitra Badan Gizi Nasional (BGN) dalam menjalankan program sesuai visi Presiden Prabowo Subianto.
“Kami sebagai mitra yang mengemban amanah untuk bisa menyalurkan. Kami mohon dukungan, bimbingan, serta binaan agar dapur SPPG Dua Wibawa ini lebih baik,” ujarnya.
Ia menegaskan, pihaknya akan melakukan evaluasi rutin untuk memastikan pelayanan berjalan optimal. Satgas MBG juga melakukan pengawasan agar pelaksanaan program sesuai standar yang telah ditetapkan.
“ Kami akan tetap mengevaluasi bagaimana nanti berjalannya SPPG ini akan lebih baik. Mudah-mudahan kami bisa menyajikan apa yang dicita-citakan oleh Pak Presiden Prabowo,” pungkasnya.
Peresmian dapur SPPG Dua Wibawa Gintung juga diisi dengan kegiatan sosial berupa santunan kepada 40 anak yatim, pengajian, serta buka puasa bersama.
