Intip Rencana Museum Stadion Gajayana, dari Trofi Bersejarah hingga Profil Legenda Sepak Bola Malang

3 Januari 2026 15:11 3 Jan 2026 15:11

Thumbnail Intip Rencana Museum Stadion Gajayana, dari Trofi Bersejarah hingga Profil Legenda Sepak Bola Malang
Stadion Gajayana tampak dari depan, direncanakan akan dibangun museum. (Foto: Lutf/Ketik)

KETIK, MALANG – Pemerintah Kota Malang berencana membangun museum di Stadion Gajayana. Nantinya, beragam trofi, penghargaan, hingga profil legenda sepak bola dari Malang akan mengisi museum tersebut.

Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin, menjelaskan bahwa rencana tersebut bermula dari usulan sejarawan, budayawan, hingga Aremania. Mereka ingin masyarakat mengingat bahwa Stadion Gajayana bukan sekadar lapangan sepak bola, tapi juga penyatu kelompok masyarakat.

"Stadion Gajayana adalah pijakan utama sejarah perjalanan arek-arek Malang melalui forum sepak bola atau olahraga. Tidak sekadar tempat bermain sepak bola, tapi sejarah perjalanan panjang persatuan dan pengingatan persudaraan," ujarnya, Sabtu, 3 Januari 2026.

Museum Stadion Gajayana bakal mencontoh konsep-konsep stadion di Eropa. Museum akan memanfaatkan sisi bangunan yang kosong sebagai sarana literasi pengunjung.

"Harapan kami dalam stadion ini digunakan untuk museum, seperti di stadion Eropa. Orang masuk sebagai sport tourism tidak hanya menggunakan lapangan, tetapi literasi bagi generasi selanjutnya. Bagi wisatawan juga sebagai room tour," sebut Ali.

Ali menjelaskan, Museum Stadion Gajayana akan berisi pelbagai koleksi prestasi, mulai dari piala-piala bersejarah, hingga perjalanan lintas umur. Selain itu juga rekam jejak pemain asal Malang yang sukses menembus Timnas.

"Piala akan dipasang, perjalanan lintas umur, prestasi pribadi pemain bola, profil legenda sepak bola pun akan kami pasang di museum itu. Pemain dari Malang yang masuk Timnas dan melegenda juga akan kami pasang miniatur," tuturnya.

Dalam pengembangan rencana tersebut, masukan dari para ahli akan dijaring, termasuk upaya mengumpulkan koleksi-koleksi pribadi agar dapat dihibahkan ke Museum Stadion Gajayana.

Kendati demikian belum dapat dipastikan kapan realisasi museum tersebut, mengingat kondisi efisiensi anggaran. Namun, untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemkot Malang membuka peluang agar pengelolaan museum dapat berkolaborasi dengan pihak ketiga.

"Tentu kita ingin menghadirkan bagaimana sosiologis dan antropologis Gajayana mampu menyatukan fragmen-fragmen generasi muda di Kota Malang. Kita butuh media yang menunjukkan bahwa Malang terutama Stadion Gajayana ini tempat bersatunya arek arek Malang," tutupnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Stadion Gajayana Museum Stadion Gajayana Kota Malang sepak bola arema Aremania Sepak Bola Kota Malang