KETIK, SURABAYA – Universitas Airlangga (UNAIR) memberikan sorotan khusus pada Program Studi (Prodi) Gizi melalui unggahan kreatif di akun Instagram resmi @univ_airlangga, Sabtu (14/2/2026). Mengusung tajuk “POV Kuliah di Gizi UNAIR: Dari Protein ke Potensi”, konten tersebut memotret realita perkuliahan yang tidak hanya berkutat pada teori, tetapi juga aksi nyata.
Dalam unggahannya, UNAIR menegaskan bahwa kurikulum Prodi Gizi dirancang dengan basis riset dan teknologi mutakhir. Mahasiswa dibekali pengalaman komprehensif, mulai dari pembedahan teori di kelas hingga praktik langsung di laboratorium modern serta berbagai institusi kesehatan.
Salah satu nilai jual unik dari prodi ini adalah fokus pada gizi urban. Mahasiswa dipersiapkan menjadi problem solver yang mampu menangani isu kesehatan kompleks di kawasan perkotaan. Dengan dukungan dosen profesional serta jaringan koneksi internasional, lulusan Gizi UNAIR diproyeksikan mengisi posisi strategis sebagai:
- Ahli gizi rumah sakit
- Konsultan gizi
- Peneliti
- Akademisi
- Wirausahawan pangan
- Nutrition Policy Analyst
Selain itu, mahasiswa akan mempelajari kompetensi penting seperti gizi seimbang, penilaian status gizi, kesehatan sepanjang daur kehidupan, penanganan masalah gizi kelompok rentan, hingga perancangan solusi promotif, preventif, dan protektif.
Melalui kampanye ini, UNAIR menegaskan bahwa belajar gizi bukan sekadar memahami makanan, tetapi tentang membangun potensi dan memberikan dampak nyata bagi kesehatan masyarakat.(*)
