KETIK, SURABAYA – Menyambut bulan Ramadan 1447 Hijriah, Pemerintah Kota Surabaya mengintensifkan upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM).
Program yang diselenggarakan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Surabaya ini dilaksanakan di dua lokasi berbeda agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
GPM hari pertama berlangsung di Lapangan Asemrowo, Jalan Asem Raya, Kecamatan Asemrowo, Surabaya, pada Selasa 10 Februari 2026. Dalam kegiatan tersebut, warga dapat membeli berbagai kebutuhan pokok seperti beras, gula, telur dan minyak goreng dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.
Pada kesempatan itu, PT RPH Surabaya Perseroda turut berpartisipasi dengan menyediakan produk protein hewani berkualitas baik, seperti daging beku hingga aneka olahan daging siap konsumsi. Kehadiran RPH diharapkan dapat membantu masyarakat untuk mendapatkan sumber protein hewani yang aman dan terjangkau menjelang meningkatnya kebutuhan selama Ramadan.
Sementara itu, GPM hari kedua dilaksanakan pada Jumat 13 Februari 2026 di Balai RW 1, Jalan Jepara III No. 1, Kelurahan Jepara, Kecamatan Bubutan. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian program stabilisasi harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idul Fitri 2026.
Direktur Utama RPH Surabaya, Fajar A. Isnugroho, menyatakan bahwa keikutsertaan RPH dalam GPM merupakan bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah sekaligus upaya mendekatkan layanan kepada masyarakat.
Menurutnya, Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu langkah untuk menjaga ketersediaan dan kestabilan harga bahan pokok.
"Gerakan Pangan Murah ini adalah salah satu upaya untuk menstabilkan pasokan sekaligus harga kebutuhan bahan pokok masyarakat. RPH hadir untuk mendekatkan pelayanan agar warga Surabaya mendapatkan daging berkualitas dengan harga yang ramah, yang terjamin Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH)," ujar Fajar
Selain daging segar, RPH juga menyediakan berbagai produk olahan, seperti siomay, tahu bakso, dan pentol bakso. Produk tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai persiapan kebutuhan menjelang Ramadan hingga Idul Fitri.
Melalui pelaksanaan GPM di sejumlah titik wilayah, Pemerintah Kota Surabaya bersama BUMD berharap dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih ramah di kantong sekaligus memastikan ketersediaan stok pangan tetap aman selama Ramadan hingga Idul Fitri 2026. (*)
