KETIK, SURABAYA – Memasuki awal libur panjang Tahun Baru Imlek 2026, arus penumpang kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mengalami lonjakan signifikan. Pada hari pertama libur, tercatat sebanyak 42.668 pelanggan telah menggunakan jasa kereta api.
Angka tersebut menunjukkan kenaikan sekitar 25 persen dibandingkan rata-rata volume penumpang pada hari Sabtu biasa yang umumnya berada di kisaran 34 ribu orang. Dari total tersebut, sebanyak 21.132 pelanggan berangkat dari wilayah Daop 8, sementara 21.536 pelanggan lainnya tiba di berbagai stasiun tujuan. Jumlah ini diprediksi akan terus bertambah hingga jadwal operasional kereta terakhir malam ini usai.
Mobilitas tertinggi pada awal libur panjang Imlek tercatat di tiga stasiun utama, yakni:
- Stasiun Surabaya Gubeng
- Naik: 7.071 pelanggan
- Turun: 5.855 pelanggan
- Stasiun Surabaya Pasarturi
- Naik: 6.103 pelanggan
- Turun: 6.693 pelanggan
- Stasiun Malang
- Naik: 3.417 pelanggan
- Turun: 3.563 pelanggan
Selama periode libur panjang (13–17 Februari 2026), KAI Daop 8 Surabaya memproyeksikan total pelayanan mencapai 161.099 pelanggan, yang terdiri dari 79.836 penumpang berangkat dan 81.236 penumpang datang.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyampaikan bahwa tren positif ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api.
"Pada awal libur panjang Imlek ini, kami mencatat adanya peningkatan signifikan dibandingkan hari biasa. Hal ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api yang aman, nyaman, dan tepat waktu. Kami memastikan seluruh perjalanan tetap berjalan lancar dengan mengedepankan aspek keselamatan serta pelayanan prima,” ujar Mahendro.
Guna mendukung kelancaran arus mudik dan balik, KAI Daop 8 mengoperasikan 55 perjalanan kereta api setiap hari dengan total kapasitas sekitar 29 ribu tempat duduk per hari. Beberapa rute favorit pelanggan kali ini meliputi tujuan Yogyakarta, Jakarta, Semarang, Bandung, hingga Ketapang.
Mahendro mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan sejak dini dan melakukan pembelian tiket melalui kanal resmi agar memperoleh jadwal dan layanan sesuai kebutuhan.
“Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan pembelian tiket melalui aplikasi Access by KAI, website kai.id, maupun mitra resmi lainnya. Dengan perencanaan yang matang, perjalanan libur Imlek akan terasa lebih tenang, aman, dan menyenangkan,” tutup Mahendro.
Dengan kesiapan operasional, sarana prasarana, serta dukungan sumber daya manusia yang profesional, KAI optimistis dapat melayani mobilitas masyarakat secara aman dan nyaman selama libur panjang Imlek 2026. (*)
