Siswa SMK Telkom Malang Pelajari Transformasi Digital di Perumda Air Minum Surya Sembada Surabaya

14 Februari 2026 11:20 14 Feb 2026 11:20

Thumbnail Siswa SMK Telkom Malang Pelajari Transformasi Digital di Perumda Air Minum Surya Sembada Surabaya

Perwakilan SMK Telkom Malang berfoto bersama manajemen Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya usai kegiatan kunjungan industri, Kamis 12 Februari 2026. (Foto: Instagram pdamsuryasembada).

KETIK, SURABAYA – Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya menerima kunjungan industri dari SMK Telkom Malang pada Kamis, 12 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari program Moklet Investigation (MOVE) 2026 yang mendorong siswa untuk melihat secara langsung bagaimana sebuah instansi bekerja, khususnya dalam penerapan teknologi informasi di sektor pelayanan publik.

Dalam kunjungan tersebut, siswa mendapatkan pemaparan mengenai implementasi IT dalam manajemen operasional air minum, mulai dari pemanfaatan sensor dan sistem monitoring, observasi infrastruktur jaringan dan ruang kendali, hingga penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan perusahaan.

SPV Humas & Sosial Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya, Riyan Wahyu Yogatama, menyampaikan bahwa pihaknya terbuka terhadap kunjungan edukatif. “Kami terbuka terhadap kunjungan edukatif dengan harapannya siswa bisa melihat langsung bahwa layanan air minum dikelola dengan sistem, teknologi, dan standar profesional yang tinggi,” ujarnya.

Sementara itu, SPV Sistem Informasi dan Rekayasa Proses Bisnis, Tri Susanto, menjelaskan bahwa transformasi digital di lingkungan perusahaan terus dikembangkan untuk meningkatkan kecepatan analisis dan ketepatan pengambilan keputusan operasional. “Digitalisasi proses bisnis memungkinkan pengelolaan data operasional dan layanan pelanggan dilakukan lebih terukur, terdokumentasi, dan terintegrasi sehingga respons layanan bisa semakin cepat dan akurat,” jelasnya.

Penguatan sistem kontrol dan instrumentasi juga menjadi sorotan utama dalam sesi materi teknis. SPV Kontrol Digital dan Instrumentasi, Lasmiran Abdullah, menuturkan bahwa pemantauan jaringan kini didukung perangkat dan sistem kontrol berbasis digital.

“Pemanfaatan sistem kontrol digital dan instrumentasi membuat proses pemantauan jaringan distribusi dapat dilakukan lebih presisi dan real-time, sehingga potensi gangguan bisa dideteksi lebih dini dan penanganannya lebih efektif,” ujarnya.

Kunjungan ini diikuti oleh tim MOVE dari Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak SMK Telkom Malang yang terdiri dari Grisli Oscar Twi Billywanto, Janeeta Samahat Nowa, Lorenzo Putra Pahargyan, Ahmad Fabryan Dwi Pradana, dan Jasmine Reynatha Puturuhu.

Usai mengikuti rangkaian kegiatan, para siswa mengaku memperoleh pemahaman baru tentang kompleksitas pengelolaan air minum. “Kalau dari pemikiran kita cuma mompa gitu aja, tapi ternyata di belakangnya prosesnya benar-benar cukup rumit,” ujar Grisli Oscar Twi Billywanto.

Melalui kunjungan ini, siswa menyadari bahwa operasional perusahaan air minum tidak sesederhana yang dibayangkan. Terdapat tahapan teknis, sistem pengelolaan data, hingga kontrol jaringan distribusi yang terintegrasi secara digital.

Kegiatan ini juga menjadi sarana sinkronisasi materi sekolah dengan kebutuhan industri terkini, sekaligus membuka wawasan bahwa tenaga ahli IT memiliki peran strategis di sektor utilitas dan pelayanan publik.

Tombol Google News

Tags:

PDAM kunjungan sekolah belajar malang surabaya