Perkuat Mutu Pendidikan, Yayasan Al Munir Bojonegoro Studi Banding ke MTs Almaarif 01 Singosari Malang

14 Februari 2026 15:05 14 Feb 2026 15:05

Thumbnail Perkuat Mutu Pendidikan, Yayasan Al Munir Bojonegoro Studi Banding ke MTs Almaarif 01 Singosari Malang

Ketua Yayasan Pendidikan Almaarif Singosari, KH. Anas Noor menyambut hangat kedatangan rombongan Yayasan Al Munir, Bojonegoro, di Kabupaten Malang. (Foto: M. Eko Wahyudi/Ketik.com)

KETIK, TUBAN – Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan dan tata kelola kelembagaan, keluarga besar Yayasan Al Munir Bojonegoro, khususnya unit MTs Walisongo, melakukan kunjungan studi banding ke MTs Almaarif 01 Singosari, Malang. Langkah strategis ini diambil guna mengadopsi berbagai praktik terbaik (best practices) dari madrasah yang telah dikenal luas atas prestasinya tersebut.

Rombongan yang terdiri dari 44 guru dan tenaga kependidikan tiba di lokasi pada pukul 08.00 WIB. Kehadiran mereka disambut hangat oleh Ketua Yayasan Pendidikan Almaarif Singosari, Kepala Madrasah, serta jajaran dewan guru.

Ketua Yayasan Pendidikan Almaarif Singosari, KH. Anas Noor, menyambut baik inisiatif kolaborasi ini. Beliau menekankan pentingnya sinergi antarlembaga pendidikan di bawah naungan Nahdlatul Ulama (NU).

“Melihat latar belakang yang sama antara MTs Almaarif 01 Singosari dengan MTs Walisongo Sugihwaras yang sama-sama berlatar belakang NU, sudah semestinya pendidikan NU harus maju bersama tanpa adanya sekat,” ungkap Kiai Anas.

“Silahkan ambil apapun yang ada di MTs Almaarif 01 Singosari selagi itu bisa membantu memajukan pendidikan kami terbuka, beberapa hari yang lalu kami juga menerima kunjungan dari KKM MTs se-Kabupaten Gresik,” imbuhnya.

Ketua Yayasan Al Munir, Abdus Syafik, menjelaskan bahwa pemilihan MTs Almaarif 01 Singosari sebagai destinasi benchmarking study didasari oleh reputasi madrasah dalam mengelola program unggulan, kedisiplinan, serta inovasi pembelajaran yang mumpuni.

"Kami datang ke sini dengan semangat 'ngangsu kawruh' (menimba ilmu). Kami melihat MTs Almaarif 01 Singosari memiliki sistem manajemen dan lingkungan pendidikan yang sangat luar biasa. Harapan kami, poin-poin positif yang kami dapatkan di sini bisa kami adaptasi dan implementasikan di MTs Walisongo Bojonegoro agar lebih maju lagi," kata Abdus Syafik.

Selama kunjungan, rombongan diajak meninjau langsung berbagai fasilitas, mengamati proses pembelajaran, hingga berdiskusi mengenai strategi pengembangan madrasah, mulai dari tata kelola kesiswaan hingga penguatan karakter santri.

Kepala MTs Walisongo Bojonegoro turut menambahkan bahwa kunjungan ini memberikan wawasan baru dalam membangun ekosistem pendidikan yang modern tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.

"Kami sangat terkesan dengan keterbukaan dan keramahtamahan pihak MTs Almaarif. Diskusi yang kami lakukan membuka wawasan baru bagi kami untuk mengembangkan potensi lokal di Bojonegoro dengan standar kualitas yang setara dengan madrasah-madrasah unggulan di Jawa Timur," ungkapnya.

Kegiatan ini ditutup dengan komitmen kedua belah pihak untuk terus menjalin silaturahmi dan kerja sama. Bagi Yayasan Al Munir, perjalanan ke Singosari ini menjadi momentum penting dalam transformasi pendidikan demi mencetak generasi emas di wilayah Bojonegoro. (*)

Tombol Google News

Tags:

Yayasan Al Munir Bojonegoro MTs Almaarif 01 Singosari Yayasan Pendidikan Almaarif Singosari Almaarif Singosari nahdlatul ulama