KETIK, HALMAHERA SELATAN – Pembangunan manusia kerap menjadi simpul paling menentukan bagi keberlanjutan wilayah kepulauan. Di Kabupaten Halmahera Selatan, tantangan itu masih nyata. Akses pendidikan tinggi yang terbatas, jarak geografis, serta keterbatasan ekonomi keluarga menjadi faktor struktural yang memengaruhi kualitas sumber daya manusia.
Data Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Halmahera Selatan yang berada pada kisaran 66,66 menempatkan sektor pendidikan sebagai agenda strategis yang tak bisa ditunda. Dalam kerangka itulah Harita Nickel kembali menegaskan perannya melalui penyerahan Beasiswa Harita Gemilang 2025 kepada 100 mahasiswa asal Pulau Obi.
Program Beasiswa Harita Gemilang merupakan bagian dari Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) di bidang pendidikan yang telah dijalankan sejak 2024. Skema ini dirancang sebagai intervensi jangka panjang untuk memperluas akses pendidikan tinggi, sekaligus memperkuat kapasitas generasi muda di wilayah operasional perusahaan melalui pendekatan pembangunan manusia berbasis keberlanjutan.
Pada 2025, beasiswa diberikan kepada 100 mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Seluruh penerima melewati proses seleksi yang ketat dan kompetitif, dengan indikator penilaian mencakup prestasi akademik, kondisi sosial ekonomi keluarga, serta motivasi personal untuk kembali berkontribusi bagi daerah asal.
Bantuan beasiswa mencakup Uang Kuliah Tunggal (UKT), biaya tempat tinggal, hingga kebutuhan akademik penunjang lainnya.
Bagi penerima, Beasiswa Harita Gemilang bukan semata bantuan finansial, melainkan juga stimulus psikososial yang menumbuhkan rasa percaya diri dan keberlanjutan studi. Salah satu penerima, Lista Bororing, mahasiswi asal Desa Air Mangga yang kini menempuh pendidikan di Universitas Negeri Manado, merasakan langsung dampak program tersebut.
“Dengan adanya beasiswa dari Harita Nickel, saya merasa sangat terbantu, terutama untuk biaya UKT, tempat tinggal, dan kebutuhan kuliah lainnya. Bantuan ini membuat saya lebihsemangat menyelesaikan studi dan nanti kembali berkontribusi membangun daerah asal,” ungkap Lista 26 Desember 2025.
Community Development Manager Harita Nickel, Broto Suwarso, menjelaskan bahwa Beasiswa Harita Gemilang dirancang sebagai bagian dari PPM yang berorientasi pada pembangunan manusia jangka panjang. Program ini, kata dia, merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkar wilayah operasional.
“Beasiswa Harita Gemilang merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkar area operasional. Harapannya, para penerima dapat menyelesaikan studi dengan baik dan kembali berperan aktif dalam pembangunan Pulau Obi,” ujar Broto.
Pelaksanaan program dilakukan melalui kolaborasi multipihak dengan pemerintah daerah, Dinas Pendidikan Kabupaten Halmahera Selatan, perguruan tinggi, serta pemerintah desa. Kolaborasi ini bertujuan memastikan ketepatan sasaran, transparansi, dan keberlanjutan program. Selain bantuan finansial, perusahaan juga menerapkan mekanisme monitoring dan evaluasi secara berkala untuk memastikan manfaat beasiswa berdampak nyata dan berkelanjutan.
Di tengah tantangan geografis wilayah kepulauan, Beasiswa Harita Gemilang menjadi contoh bagaimana investasi pada pendidikan dapat berfungsi sebagai strategi transformasi sosial, memperkuat mobilitas vertikal generasi muda, serta mempersempit kesenjangan pembangunan antarwilayah.
