KETIK, LABUHA – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) mengutus 10 personel untuk melakukan simulasi dan pemaparan materi tentang pencegahan kebakaran kepada siswa.
Kegiatan tersebut difasilitasi oleh Politeknik Pelayaran Sulawesi Utara dan dilaksanakan di SMK Kelautan Halmahera Selatan. Dalam kegiatan itu, para siswa diajarkan cara melakukan pertolongan pertama saat terjadi kebakaran di lingkungan masing-masing.
“Kegiatan tersebut merupakan kegiatan Politikenik Pelayaran Sulut, kami dari Damkar diminta untuk mengisi materi tentang simulasi dan pencegahan kebakaran,” ungkap Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Halmahera Selatan, Indra Faris, kepada wartawan, Kamis 5 Februari 2026.
Menurut Indra, kegiatan sosialisasi semacam ini sangat penting karena setiap musibah tidak dapat diprediksi.
“Kegiatan sosialisasi seperti itu sangat baik, karena setiap musibah tidak dapat diprediksi, sehingga langkah pencegahan ketika terjadinya musibah sangat penting,” ujarnya.
Ia menambahkan, para pemateri juga memberikan penjelasan teknis terkait penanganan awal kebakaran.
“Jadi pemateri dari Damkar memaparkan soal tata cara memadamkan api dan mengenalkan alat yang digunakan untuk memadamkan api, agar tidak membesar,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, Damkar Halsel menugaskan tiga pemateri, yakni Suwarni Andi Kumaha, Ghral Kamarullah, dan Riski Talib. Sementara instruktur penanggulangan simulasi kebakaran terdiri dari Umar Alhadar, Asikin Soleman, Wahdi Tuang, Imam Safirul, Abdurahman Jamin, Lasandri Adnan, dan Eko Setiawan Helmi.
