KETIK, HALMAHERA SELATAN – Pemerintah Desa Sambiki, Kecamatan Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) Perencanaan Pembangunan Tahun Anggaran 2026, Kamis 5 Februari 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Desa Desa Sambiki dan dipimpin langsung oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sambiki.
Musdes ini dihadiri unsur Pemerintah Desa, BPD, PKK, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, serta Polsek Obi diwakili Bhabinkamtibmas Maulana Udin yang turut memantau jalannya musyawarah.
Dalam forum tersebut, Pemerintah Desa bersama masyarakat membahas arah pembangunan desa untuk tahun 2026, termasuk penetapan prioritas penggunaan Dana Desa (DD) sebesar Rp311 juta. Anggaran tersebut direncanakan dialokasikan untuk program ketahanan pangan, Bantuan Langsung Tunai (BLT), serta penanganan stunting.
Kepala Desa Sambiki, Haerudin Wahid, menegaskan bahwa Musdes menjadi wadah penting untuk menampung aspirasi masyarakat.
“Musyawarah ini adalah forum tertinggi di desa untuk menentukan arah pembangunan. Semua usulan masyarakat kami tampung agar program tahun 2026 benar-benar menyentuh kebutuhan warga,” ujar Haerudin.
Ia menjelaskan, sektor ketahanan pangan menjadi prioritas utama guna memperkuat ekonomi masyarakat desa. Selain itu, bantuan sosial dan program pencegahan stunting juga tetap menjadi perhatian serius Pemerintah desa.
“Kami fokus pada ketahanan pangan supaya masyarakat lebih mandiri, BLT untuk membantu warga kurang mampu, dan penanganan stunting demi masa depan generasi Desa Sambiki,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua BPD Sambiki, Darwin Sangaji, menegaskan bahwa Musdes dilaksanakan secara terbuka dan partisipatif agar seluruh aspirasi masyarakat dapat terakomodasi.
“Musdes ini kami gelar secara terbuka agar masyarakat bisa menyampaikan langsung kebutuhan dan harapannya. Semua hasil musyawarah akan kami kawal hingga masuk dalam APBDes 2026,” kata Darwin.
Ia juga menambahkan bahwa BPD akan terus melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program agar berjalan sesuai rencana.
“Kami di BPD berkomitmen mengawal setiap program supaya anggaran benar-benar digunakan secara transparan dan tepat sasaran,” tandasnya.
