KETIK, MALANG – Masyarakat menyambut positif kehadiran Gedung Parkir Kayutangan. Kini, pengunjung tak perlu kesulitan mencari kantong parkir di kawasan Kayutangan Heritage, Kota Malang.
Fatmawati, warga Kecamatan Blimbing, mengaku telah merasakan manfaat fasilitas parkir dari Dishub Kota Malang.
Jika biasanya ia harus mencari parkir di tepi jalan Kayutangan (Jalan Basuki Rahmat), kini ia bisa langsung menuju Gedung Parkir Kayutangan tanpa perlu repot mencari tempat.
"Senang karena ada Gedung Parkir Kayutangan, jadi nggak bingung cari parkiran. Tinggal masuk saja, ada petugas yang mengarahkan. Areanya juga luas banget," ujarnya, Rabu, 7 Januari 2026.
Menurutnya, keamanan kendaraan juga lebih terjamin di Gedung Parkir Kayutangan. Meski ia harus berjalan lebih jauh ketika ingin datang ke salah satu kafe yang akan dituju.
"Kalau parkir di sini jalannya ke kafe jadi lebih jauh. Tapi gak apa-apa sih, biar sekalian lihat-lihat koridor juga," lanjutnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menjelaskan periode sosialisasi dan edukasi skema baru parkir Kayutangan dilakukan selama tujuh hari (7 Januari–13 Januari 2026). Selama sepekan tersebut, warga dapat mengakses Gedung Parkir Kayutangan secara gratis.
"Selama seminggu ini kami libatkan dari personel Denpom, masing-masing setiap shift ada dua orang. Kemudian dari Polresta itu kalau tidak salah lima orang, dari Kodim tiga orang dan Dishub 25 orang setiap shift," jelasnya.
Fasilitas gedung parkir ini menjadi komitmen Pemkot Malang dalam memberikan layanan terbaik kepada masyarakat. Ia berharap masyarakat dapat mentaati regulasi baru dengan tidak parkir sembarangan.
"Dengan parkir gratis ini kita paksa jalur sebelah kanan atau sebelah timur jalan tidak ada parkir kendaraan roda dua maupun roda empat. Saya yakin akan menambah kenyamanan bagi pengunjung yang hendak ke Kayutangan," tutupnya. (*)
