KETIK, MALANG – Setelah menjalani masa perbaikan, Gedung Parkir Kayutangan kini kembali beroperasi. Masyarakat dapat memanfaatkan layanan parkir secara gratis selama satu pekan pada masa sosialisasi.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menjelaskan uji coba tahap pertama telah dilakukan pada 31 Desember 2025. Sementara pada tahap kedua, sosialisasi dilaksanakan mulai 7 hingga 13 Januari 2026.
"Ini adalah sosialisasi di antaranya yang kami lakukan adalah memberikan gratis selama seminggu untuk pengendara roda 4 dan roda 2," ujarnya, Rabu, 7 Januari 2026.
Gedung Parkir Kayutangan mengusung konsep terhubung dengan parkir bertingkat di Jalan Majapahit. Pengguna layanan dapat masuk melalui pintu Kayutangan Heritage dan keluar menuju Jalan Majapahit.
"Di mana gedung ini (Kayutangan Heritage) sampai dengan di Majapahit itu mampu menampung 40 roda 4, sedangkan roda 2 bisa menampung 800 kendaraan," lanjutnya.
Gedung parkir tersebut akan menampung seluruh kendaraan roda dua yang selama ini parkir di tepi jalan. Berdasarkan perhitungan Dinas Perhubungan Kota Malang, pada Jumat hingga Minggu terdapat sekitar 800 kendaraan yang parkir di sepanjang Koridor Kayutangan Heritage.
"Maka bisa kami paksakan masuk di sini. Ya, dengan syarat kita sosialisasinya adalah gratis terlebih dahulu. Namanya juga sosialisasi, tahapan orang baru tahu, kemudian nanti berfikir kalau parkir pasti masuk ke gedungnya," jelas Jaya.
Dengan sosialisasi tersebut diharapkan masyarakat mulai terbiasa dengan pengaturan parkir yang telah ditetapkan. Setelah sosialisasi selama seminggu, barulah tarif parkir kembali diberlakukan.
"Kalau mau menuju ke area destinasi atau daerah pertokoan Kayutangan, bisa memanfaatkan gedung parkir yang ada, dimiliki oleh pemerintah daerah," tutupnya.
