Satu Tahun Mbatu Sae: DLH Kota Batu Perkuat Pengawasan, Realisasi Lampaui 119 Persen

25 Februari 2026 12:31 25 Feb 2026 12:31

Thumbnail Satu Tahun Mbatu Sae: DLH Kota Batu Perkuat Pengawasan, Realisasi Lampaui 119 Persen

Dian Fachroni, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu. (Foto: Dafa Wahyu Pratama/Ketik.com)

KETIK, BATU – Satu tahun kepemimpinan Wali Kota Batu Nurochman dan Wakil Wali Kota Heli Suyanto melalui visi misi Mbatu Sae diwarnai penguatan tata kelola lingkungan hidup.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu mencatat peningkatan capaian pengawasan, layanan perizinan lingkungan, hingga bertambahnya desa dan sekolah berprestasi dalam program berbasis lingkungan.

Kepala DLH Kota Batu, Dian Fachroni, menyampaikan bahwa pengawasan lingkungan terus dioptimalkan untuk memastikan ketaatan pelaku usaha terhadap ketentuan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH).

“Pengawasan lingkungan dilaksanakan untuk mengetahui ketaatan pelaku usaha dan/atau kegiatan terhadap PPLH. Kegiatan ini dilakukan oleh empat orang fungsional Pengawas Lingkungan Hidup,” ujar Dian.

Pada 2024, DLH menargetkan pengawasan terhadap 130 pelaku usaha dan terealisasi 140 pelaku usaha atau 107,69 persen. Sementara pada 2025, dari target 110 pelaku usaha, realisasi mencapai 131 pelaku usaha atau 119,09 persen.

Selain pengawasan, penanganan pengaduan masyarakat juga menjadi perhatian. Dian menjelaskan, sepanjang 2024 terdapat 16 kasus pengaduan lingkungan yang ditangani. Jumlah tersebut menurun menjadi 13 kasus pada 2025.

“Penanganan pengaduan dilaksanakan untuk menyelesaikan laporan masyarakat di bidang lingkungan hidup dan juga dilakukan oleh empat orang fungsional Pengawas Lingkungan Hidup. Menurunnya jumlah kasus yang ditangani menjadi salah satu indikator meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap PPLH,” katanya.

Di sektor pelayanan perizinan, DLH juga menerbitkan rekomendasi persetujuan lingkungan sebagai salah satu syarat dasar bagi usaha skala menengah dan tinggi untuk memperoleh Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Pada 2024, dari target lima rekomendasi, terealisasi enam rekomendasi. Sedangkan pada 2025, target lima rekomendasi terealisasi seluruhnya.

“Jumlah rekomendasi yang diterbitkan didasarkan pada permohonan yang diajukan oleh pelaku usaha dan/atau kegiatan,” jelas Dian.

Capaian lain dalam kaleidoskop satu tahun Mbatu Sae juga terlihat dari meningkatnya partisipasi desa dan kelurahan dalam program Desa/Kelurahan Berseri. Program inovasi DLH Provinsi Jawa Timur ini mendorong desa mandiri yang peduli lingkungan dengan fokus pada partisipasi masyarakat, pengelolaan sampah, dan kelestarian sumber daya alam.

Pada 2024, dua desa meraih penghargaan Berseri, yakni Desa Sumbergondo kategori Mandiri dan Desa Tulungrejo kategori Pratama. Sementara pada 2025, dua wilayah kembali meraih penghargaan, yakni Desa Tulungrejo kategori Mandiri dan Kelurahan Dadaprejo kategori Pratama.

Di lingkungan pendidikan berbasis keagamaan, program Eco Pesantren juga menunjukkan perkembangan. Konsep ini mengintegrasikan ajaran Islam dengan pelestarian lingkungan melalui pengelolaan bank sampah, penghijauan, konservasi energi, dan edukasi lingkungan bagi santri.

Pada 2025, Pondok Pesantren Islam Al Irsyad Tengaran 7 Mojorejo, Kecamatan Junrejo, berhasil meraih penghargaan Eco Pesantren.

Sementara itu, dalam program nasional Adiwiyata yang diinisiasi Kementerian Lingkungan Hidup untuk mewujudkan sekolah peduli dan berbudaya lingkungan, capaian Kota Batu juga meningkat.

Pada 2024, sebanyak 11 sekolah meraih penghargaan Adiwiyata, terdiri atas satu sekolah Adiwiyata Mandiri, satu sekolah Adiwiyata Nasional, tujuh sekolah Adiwiyata Provinsi, dan dua sekolah Adiwiyata Kota.

Jumlah tersebut meningkat pada 2025 menjadi 13 sekolah, meliputi dua sekolah Adiwiyata Mandiri, tiga sekolah Adiwiyata Nasional, satu sekolah Adiwiyata Provinsi, serta tujuh sekolah Adiwiyata Kota.

Dian menegaskan, berbagai capaian tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemkot Batu dalam memperkuat tata kelola lingkungan yang berkelanjutan.

Tombol Google News

Tags:

Dinas Lingkungan Hidup Dlh Kota Batu Mbatu Sae Wali Kota Batu Nurochman Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto