KETIK, BATU – Polres Batu bakal menggelar Operasi Pekat Semeru 2026, mulai 25 Februari hingga 8 Maret 2026, di Kota Batu. Operasi ini menargetkan berbagai bentuk penyakit masyarakat, di antaranya penyalahgunaan bahan peledak dan petasan, premanisme, prostitusi dan pornografi baik konvensional maupun daring, perjudian, serta peredaran minuman keras ilegal maupun oplosan.
AKBP Aris Purwanto menegaskan bahwa Operasi Pekat memiliki karakteristik berbeda dibandingkan kegiatan rutin kepolisian sehari-hari sehingga harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Operasi ini memiliki dinamika yang harus terlihat jelas. Dampaknya harus benar-benar dirasakan masyarakat dan tidak boleh terkesan seperti kegiatan rutin biasa,” tegasnya.
Ia menekankan, seluruh sasaran prioritas harus ditekan secara signifikan demi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Batu.
“Kita pastikan Kota Batu terbebas dari berbagai bentuk penyakit masyarakat yang menjadi target Operasi Pekat Semeru 2026. Ini bagian dari komitmen kami untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” ujarnya.
Kapolres juga menjelaskan bahwa Operasi Pekat Semeru 2026 merupakan bagian dari langkah cipta kondisi menjelang Operasi Ketupat Semeru 2026. Karena itu, seluruh satuan tugas diminta bekerja secara terintegrasi dan saling mendukung agar pelaksanaan operasi berjalan optimal.
“Setiap tindakan represif harus terukur dan sesuai standar operasional prosedur. Rencanakan setiap penindakan dengan matang serta laksanakan arahan pimpinan dan petunjuk dari masing-masing kepala satgas secara jelas,” pesannya.
Selain tindakan represif, pendekatan preemtif dan preventif juga ditekankan agar berjalan efektif. Seluruh personel diminta melaksanakan tugas dengan penuh kesungguhan dan integritas.
“Masyarakat akan mendukung langkah Polri sepanjang dilaksanakan sesuai prosedur dan tepat sasaran. Karena itu, laksanakan tugas secara profesional, humanis, dan penuh tanggung jawab,” tambahnya.
Kapolres turut mengingatkan pentingnya kedisiplinan administrasi, khususnya ketepatan waktu pelaporan, guna menghindari teguran dari satuan atas.
Sementara itu, sebagai persiapan pelaksanaan Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Batu menggelar Latihan Praoperasi (Lat Pra Ops) . Latihan ini dihelat di patama Mapolres Batu, Selasa, 24 Februari 2026, dipimpin langsung Kapolres Batu, para pejabat utama (PJU), serta seluruh personel yang terlibat dalam operasi.
Melalui Lat Pra Ops ini, Polres Batu berharap seluruh personel memiliki kesamaan persepsi, kesiapan operasional, serta komitmen kuat dalam menekan penyakit masyarakat sehingga situasi kamtibmas tetap aman dan terkendali menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026. (*)
