Eksodus Kader PDIP Brebes Berlanjut, PAN dan Golkar Diuntungkan usai Konfercab

16 Januari 2026 18:34 16 Jan 2026 18:34

Thumbnail Eksodus Kader PDIP Brebes Berlanjut, PAN dan Golkar Diuntungkan usai Konfercab

Ketua DPD PAN, Tobidin Sarjum saat memberikan keterangan kepada media di kantornya, Jumat, 16 Januari 2026. (Foto: Makroni/ketik com)

KETIK, BREBES – Peta politik di tingkat daerah mengalami pergeseran signifikan menyusul hasil Konferensi Cabang (Konfercab) PDI Perjuangan Brebes yang dinilai tidak mengakomodir aspirasi arus bawah.

Kekecewaan kader akar rumput tersebut memicu gelombang perpindahan massal atau bedol desa ke partai lain, dengan Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Golkar menjadi penerima manfaat terbesar.

Setelah sebelumnya ratusan kader dan simpatisan PDIP menyatakan bergabung dengan Partai Golkar, kini giliran PAN yang ikut menikmati dampak dari dinamika internal partai berlambang banteng tersebut.

Sejumlah pengurus tingkat ranting hingga simpatisan fanatik PDIP di beberapa wilayah memilih membelot dan mengenakan jaket biru PAN.

Pemicu utama eksodus ini adalah keputusan hasil Konfercab yang dianggap mengabaikan suara murni dari tingkat bawah, baik dalam penentuan struktur kepengurusan maupun arah dukungan politik lokal.

Sejumlah kader mengaku telah bertahun-tahun berjuang membesarkan partai, namun merasa dikesampingkan oleh mekanisme yang dinilai bersifat top-down.

Ketua DPD PAN, Tobidin Sarjum, membenarkan adanya arus masuk kader baru dari basis massa nasionalis tersebut. Ia menyebut, puluhan orang eks kader dari partai berbasis nasionalis telah menyatakan bergabung dengan PAN.

"Sejumlah orang menyatakan diri ingin bergabung di tubuh partai PAN. Mereka diketahui eks dari sebuah partai lain yang kecewa dan pada akhirnya memilih PAN sebagai jalur politiknya," kata Tobidin di kantornya, Jumat, 16 Januari 2026.

Menurut Tobidin, PAN menyambut baik masuknya kader-kader baru tersebut. Ia menilai tambahan kekuatan ini berpotensi mendongkrak perolehan suara PAN pada Pemilu 2029 mendatang.

Terkait jumlah eksodus, Tobidin menyampaikan hingga kini masih dalam proses inventarisasi. Namun berdasarkan informasi awal yang diterimanya, para kader yang bergabung tersebut diyakini membawa dukungan massa yang cukup signifikan.

"Untuk jumlah saat ini masih diinventarisir, namun dari penyampaian sejumlah eksodus, mereka mampu bisa membawa 100 sampai 200 orang," ujar Tobidin yang juga anggota DPRD Brebes.

Sebelumnya, Partai Golkar juga dilaporkan menerima ratusan simpatisan PDIP yang kecewa.

Dengan membawa gerbong massa yang solid, para mantan kader PDIP ini diyakini dapat mengubah peta kekuatan politik di daerah-daerah yang selama ini dikenal sebagai basis suara merah.

Fenomena ini menjadi sinyal serius bagi internal PDI Perjuangan. Jika dinamika di tingkat akar rumput tidak segera direspons dengan langkah rekonsiliasi yang tepat, migrasi kader ke partai lain seperti PAN dan Golkar diperkirakan akan terus berlanjut dan menggerus basis dukungan di level grassroot.

Hingga berita ini diturunkan, perpindahan kader tersebut masih terus berlangsung di sejumlah kecamatan. Sementara itu, pengurus DPC PDIP terpilih belum memberikan keterangan resmi terkait fenomena tersebut.(*)

Tombol Google News

Tags:

Exsodus membelot PAN Dinamika Politik Brebes Ketiban Berkah Bedol Desa Akar Rumput Eksodus Kader PDIP Konfercab PDIP Golkar Politik Daerah Brebes Pemilu 2029