Usai Berlaga di Dubai International Holy Quran Award, Aisyah Al-Rumy Tunggu Situasi Aman untuk Pulang ke Indonesia

4 Maret 2026 10:15 4 Mar 2026 10:15

Thumbnail Usai Berlaga di Dubai International Holy Quran Award, Aisyah Al-Rumy Tunggu Situasi Aman untuk Pulang ke Indonesia

Kepulangan isyah Al-Rumy ke Indonesia usai berlaga di Dubai International Holy Quran Award 2026 harus tertunda akibat dampak konflik Israel, Amerika, dan Iran. (Foto: Instgram @aisyah_hafizind)

KETIK, MALANG – Dampak konflik antara Israel, Amerika Serikat, dan Iran turut dirasakan oleh Aisyah Al-Rumy. Wakil Indonesia di ajang Dubai International Holy Quran Award 2026 ini harus menunda kepulangannya dari Dubai karena situasi kawasan Teluk yang masih belum kondusif.

"Kami masih menunggu kondisi aman untuk kembali ke Indonesia," ujar Maisyaroh Cholila, ibu Aisyah Al-Rumy, melalui pesan singkat.

Menurut Ila, sapaan karibnya, kondisi Dubai relatif aman. Semuanya berjalan normal, seakan tak terjadi apa-apa di kawasan tersebut.

"Sebenarnya, semua aman. MRT tetap beroperasi. Semuanya berjalan normal," papar Ila.

"Namun, kami masih agak takut keluar. Saat ini kami masih di hotel saja," sambungnya.

Sebelumnya, Aisyah Al-Rumy beserta keluarga dan pembimbingnya telah berada di Dubai sejak akhir Februari lalu. Hafizah cilik asal Malang ini menjadi wakil Indonesia dalam ajang Dubai International Holy Quran Award. Ia berlomba di kategori “The Most Beautiful Quran Recitation for 2026.”

Dubai sendiri menjadi salah satu kawasan yang terdampak menyusul serangan Israel dan Amerika Serikat ke Iran pada Sabtu, 28 Februari lalu. Kawasan tersebut disebut menjadi salah satu sasaran serangan rudal Iran yang menyasar pangkalan-pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Teluk.

Aisyah sendiri sempat memberikan kabar mengenai kondisinya dan keluarga di Dubai. Menurut gadis berusia 10 tahun tersebut, melalui unggahan di akun Instagram @aisyah_hafizind, kondisinya dalam keadaan aman.

“Bismillah, Aisyah dan keluarga di Dubai dalam keadaan aman,” tulis Aisyah.

“Dan pihak Dubai Quran Award sangat luar biasa dalam menjamu semua pesertanya serta menjaga keamanan kami dengan sebaik-baiknya,” sambungnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Aisyah Al-Rumy Dubai International Holy Quran Award 2026 Konflik Teluk