KETIK, SITUBONDO – Personel Satgas TMMD ke-127 Kodim 0823/Situbondo bersama warga bergotong royong membersihkan lumpur yang menumpuk di badan jalan lokasi TMMD di Dusun Plampang RT 007 RW 003, Desa Alas Tengah, Kecamatan Sumbermalang, Kabupaten Situbondo, Rabu, 4 Maret 2026.
Penumpukan lumpur terjadi akibat tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah Kecamatan Sumbermalang dalam beberapa hari terakhir. Jalan yang baru dibuka melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) menjadi licin, dengan sejumlah titik genangan dan endapan lumpur yang menghambat aktivitas kendaraan maupun warga.
“Jalan yang baru dibuka melalui program TMMD menjadi licin dan terdapat sejumlah titik genangan serta endapan lumpur yang menghambat aktivitas kendaraan maupun warga yang melintas,” ujar Serda Andi Rahman.
Serda Andi Rahman yang bertugas sebagai pendamping di lokasi TMMD menjelaskan, dalam sepekan terakhir hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan material tanah menjadi labil dan terbawa aliran air hingga menumpuk di badan jalan.
“Curah hujan yang tinggi mengakibatkan jalan yang baru dibuka terdapat titik-titik penumpukan lumpur sehingga cukup mengganggu akses. Untuk itu, Satgas TMMD bersama warga langsung bergerak membersihkan dan membuang lumpur ke sisi badan jalan agar jalur kembali bisa digunakan dengan aman,” katanya.
Dengan menggunakan peralatan sederhana, personel TNI dan warga setempat membersihkan tumpukan lumpur meski kondisi medan cukup licin. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen Satgas TMMD untuk memastikan hasil pembangunan tetap dapat dimanfaatkan masyarakat secara optimal.
Meski menghadapi tantangan cuaca ekstrem, personel TMMD tetap melanjutkan pengerjaan fisik dan melakukan perawatan terhadap infrastruktur yang telah dibangun agar kualitasnya terjaga.
Salah seorang warga Dusun Plampang, Nidin, mengapresiasi respons cepat Satgas TMMD dalam menangani kondisi jalan berlumpur tersebut. Ia berharap pembangunan jalan segera rampung sehingga dapat memperlancar akses perekonomian dan aktivitas sehari-hari warga.
Kegiatan gotong royong tersebut menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah pedesaan, khususnya di Kabupaten Situbondo. (*)
