DPRD Surabaya Berharap Polemik Jagal Sapi dan Pemkot Happy Ending

13 Januari 2026 19:45 13 Jan 2026 19:45

Thumbnail DPRD Surabaya Berharap Polemik Jagal Sapi dan Pemkot Happy Ending

Wakil Ketua DPRD Surabaya Arif Fathoni saat bertemu dengan perwakilan jagal sapi di DPRD Surabaya. (Foto: Agustin for Ketik.com)

KETIK, SURABAYA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya berharap penolakan para jagal sapi yang tidak mau direlokasi dari Pegirian ke Tambak Osowilangun bisa happy ending.

Harapan tersebut diungkapkan Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Arif Fathoni pada Senin, 12 Januari 2026 ketika bertemu dengan perwakilan para jagal sapi.

"Mudah-mudahan kami bisa memberikan formula yang happy ending bagi semuanya," katanya.

Ketika disinggung apakah DPRD Kota Surabaya menyetujui relokasi RPH tersebut. Arif mengungkapkan bahwa hal tersebut merupakan kewenangan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

"Ada kewenangan eksekutif yang tidak bisa kami intervensi di dalamnya karena cabang kekuasaan itu kan terpisah, ada eksekutif, legislatif ya," sambungnya.

Sementara itu para jagal sapi, pada Selasa, 13 Januari 2026 kembali menggelar unjuk rasa di depan Balai Kota Surabaya. Aksi ini dilakukan dengan misi yang sama, yaitu menolak relokasi RPH dari Pegirian ke Tambak Osowilangun.

Koordinator aksi unjuk rasa, Abdullah Mansyur meminta Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi untuk segera mencabut surat pemindahan RPH dari Pegirian ke Tambak Osowilangun.

Menurutnya, lokasi RPH yang baru dinilai para penjagal sapi ini cukup jauh. Imbasnya, ditakutkan dapat mempengaruhi kualitas daging ketika diterima oleh konsumen.

Abdullah juga menyampaikan, jika seluruh jagal sapi di RPH Surabaya kini menggelar mogok kerja. Aksi ini baru selesai, apabila mereka bisa bertemu dengan Pemkot Surabaya.(*)

Tombol Google News

Tags:

DPRD Surabaya Arif Fathoni demo jagal sapi pemkot Eri Cahyadi RPH RPH Pegirian