DPRD Kota Surabaya Telusuri Kronologi Hilangnya Rumah Radio Bung Tomo

6 Februari 2026 16:28 6 Feb 2026 16:28

Thumbnail DPRD Kota Surabaya Telusuri Kronologi Hilangnya Rumah Radio Bung Tomo

Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya Yona Bagus Widyatmoko. (Foto: Instagram Yona Bagus Widyatmoko)

KETIK, SURABAYA – Hilangnya wujud asli Rumah Radio Bung Tomo di Jalan Mawar Nomor 10 menjadi sorotan. Kali ini datang dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya.

Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko segera menelusuri, kronologi berubahnya bangunan tersebut. Ia menyampaikan, bahwa negara harus hadir.

"Walaupun status lahannya berada dalam penguasaan pihak lain. Tanah ini harus dilindungi dan diupayakan agar menjadi penguasaan negara," katanya, Jumat 6 Februari 2026.

Dengan adanya kabar ini, ia bakal melakukan penelusuran, bagaimana kronologi bangunan Rumah Radio Bung Tomo bisa hilang. "Seharusnya Rumah Radio Bung Tomo juga tidak boleh hilang," singkatnya.

Ia menyesalkan Hari Pahlawan jauh dari titik sejarah di mana Bung Tomo melakukan orasi. Dalam peringatan 10 November yang selalu diperingati di penjuru kota dan seolah-olah abai dengan sejarah tersebut.

Menurutnya hilangnya wujud asli Rumah Radio Bung Tomo sangat ironis, jika dibandingkan dengan situs-situs bangunan bersejarah lainnya di Surabaya yang dikelola dengan baik.

Beberapa bangunan bersejarah di Kota Pahlawan yang masih terpelihara dengan baik seperti rumah HOS Tjokroaminoto dan Rumah Soekarno kecil di Peneleh, Surabaya.

Sebelumnya Presiden RI, Prabowo Subianto melontarkan keprihatinan terkait hilangnya sejumlah situs sejarah di Indonesia. Hal ini ia sampaikan pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) di Sentul pada Senin 2 Februari 2026.

Salah satu yang disinggung Presiden RI, Prabowo Subianto adalah bangunan Rumah Radio Bung Tomo yang terletak di Jalan Mawar, Tegalsari, Surabaya. (*)

Tombol Google News

Tags:

DPRD DPRD Surabaya Yona Bagus Widyatmoko Cak Yebe Rumah radio bung Tomo Prabowo Subianto