Sambut Tahun Baru Imlek, Vihara Buddhayana di Surabaya Bersihkan Ratusan Rupang

9 Februari 2026 17:19 9 Feb 2026 17:19

Thumbnail Sambut Tahun Baru Imlek, Vihara Buddhayana di Surabaya Bersihkan Ratusan Rupang

Pengurus Vihara Buddayana Putat Gede Surabaya, membersihkan rupang Budha Gautama menyambut Tahun Baru Imlek. (Foto: Fitra/Ketik.com)

KETIK, SURABAYA – Ratusan rupang atau patung dewa di Vihara Buddayana, Putat Gede, Surabaya dibersihkan untuk menyambut Tahun Baru Imlek yang diperingati pada tanggal 17 Februari 2026 mendatang.

Pembina Buddhayana Jawa Timur, Sangga Agung Indonesia Jawa Timur, Banthe Dharma Maytri Mahathera menjelaskan prosesi membersihkan rupang ini dilakukan umat Buddha dan para simpatisan.

"Kegiatan ini rutin, pembersihan rupang (patung-patung suci). Patung yang dibersihkan meliputi Sang Buddha, para murid (Mogallana dan Sariputra) serta ratusan rupang berukuran kecil yang didanakan oleh umat," katanya kepada media termasuk Ketik.com, Senin, 9 Februari 2026.

Foto Pengurus Vihara Buddayana Putat Gede Surabaya, membersihkan rupang kecil menggunakan sabun dan sikat. (Foto: Fitra/Ketik.com)Pengurus Vihara Buddayana Putat Gede Surabaya, membersihkan rupang kecil menggunakan sabun dan sikat. (Foto: Fitra/Ketik.com)

Jumlah rupang yang dibersihkan di Vihara Buddayana Putat Gede, Surabaya, menurut Banthe Dharma sekitar 100 yang dilakukan secara bertahap.

"Proses pencucian dilakukan dalam tiga tahap pembilasan. Pertama dibilas dengan air biasa, digosok menggunakan sabun, bilasan terakhir menggunakan air sabun," jelasnya.

Selain membersihkan rupang kecil. Rupang yang terdapat di atas altar juga dibersihkan menggunakan kain basah dan kuas basah. Sejumlah petugas dengan hati-hati dan telaten membersihkannya satu per satu.

Banthe Dharma mengungkapkan, kegiatan pencucian rupang sebelum Tahun Baru Imlek ini memiliki makna dan simbolis, yaitu menjadi pembersihan dan pensucian jiwa dan raga dalam menyongsong tahun yang baru.

"Kegiatan ini bukan sekadar tradisi fisik, melainkan memiliki makna spritual yang mendalam bagi umat Buddha. Menjadi simbol pembersihan jiwa dan rasa dalam menyongsong tahun baru," lanjutnya.

Selain kegiatan pembersihan rupang, pihak Vihara Buddayana juga menggelar kegiatan sosial dan aksi kemanusiaan.

"Pembagian sembako kepada masyarakat yang membutuhkan, donor darah, dan pasar murah," ungkapnya.

Kegiatan ini menurutnya rutin dilaksanakan Vihara Buddayana kepada masyarakat sekitar. (*)

Tombol Google News

Tags:

Rupang Vihara Buddayana Tahun Baru Imlek Perayaan Imlek Imlek Surabaya Banthe Dharma Maytri Mahathera