KETIK, JAKARTA – Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola Badan Gizi Nasional Tigor Pangaribuan mengungkapkan latar belakang pemerintah getol menyelenggarakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak-anak Indonesia.
Program ini menjadi salah satu langkah konkret untuk mengatasi tingginya angka kemiskinan di Indonesia yang berdampak pada kualitas kesehatan masyarakat.
Menurut Data Badan Gizi Nasional sejumlah 76 juta orang menerima program Makan Bergizi Gratis dan 70 persen adalah kelurga miskin. Sekitar 50-60 juta dari keluarga miskin.
"Dasar dari program MBG adalah informasi yang lain sekarang ini rata-rata IQ anak-anak kita itu di angka 78 itu paling rendah se-Asia, nomor 98 di dunia," jelas Tigor saat Diskusi dan Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis pada Jumat 20 Desember 2024 melalui Zoom meeting.
Maka dari, pemerintah melakukan upaya serius agar generasi muda Indonesia tidak mengalami kualitas penurunan IQ, dengan menggencarkan program MBG.
"Kalau kita nanti di angka 60an itu udah Afrika, kalau kita di angka 58 itu sudah simpanse katanya, jadi mengerikan sebenarnya, karena itu kebijakan negara harus mengintervensi itu sudah sangat tepat dan strategik," terang Eks Direktur SDM PT Timah ini.
Tigor menegaskan bahayanya jika anak-anak Indonesia memiliki IQ rendah akan menimbulkan perang saudara hanya untuk memperebutkan makanan.
"Rakyat yang lapar itu rakyat yang marah, jadi ini memang harus menjadi strategi pertahanan. Ini latar belakang mengapa hanya diperuntukkan untuk anak sebenarnya manusia itu bertumbuh sehat perkembangannya baik bahkan dia mulai dari 1000 hari pertama," rinci Tigor.
Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional menegaskan bahwa MBG difokuskan untuk anak usia SD hingga SMA karena kelompok usia ini berada dalam fase pertumbuhan dan perkembangan yang sangat penting.
Program MBG ini akan diterapkan di sekolah-sekolah negeri maupun swasta hingga pesantren di seluruh Indonesia, terutama di wilayah dengan angka kemiskinan tinggi. (*)
Deputi Badan Gizi Nasional Ungkap Alasan Utama Pentingnya Program Makan Bergizi Gratis
20 Desember 2024 18:00 20 Des 2024 18:00
Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola Badan Gizi Nasional Tigor Pangaribuan di Diskusi dan Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis. (Foto: Tangkapan Layar Zoom HKTI)
Trend Terkini
16 Maret 2026 22:35
Gas LPG 3 Kg Masih Langka di Pacitan, Pangkalan Diduga Lebih Pilih Dahulukan Pengecer
21 Maret 2026 08:00
Tak Melulu Nasi Pecel, Ini 5 Kuliner Legendaris di Madiun yang Wajib Dicoba Saat Libur Lebaran
18 Maret 2026 14:23
Pertamina Klaim Kelangkaan LPG 3 Kg di Pacitan Bukan Karena Pasokan, Ini Biangnya
21 Maret 2026 15:52
Jadwal Lengkap MotoGP GP Brasil! Kembali Setelah Dua Dekade
20 Maret 2026 11:03
[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H
Tags:
Makan bergizi gratis MBG Deputi Bidang Sistem Tata Kelola Gizi Nasional Badan Gizi Nasional Tigor PangaribuanBaca Juga:
Dari Pekarangan ke SPPG: Bupati Bandung dan Wakil BGM Panen Perdana Program GertamanBaca Juga:
Yayasan Rizki Barokah Abadi Gondang Santuni 50 Anak Yatim di Panti Asuhan Dewi Masitoh PemalangBaca Juga:
Bupati Bandung Ajak PCNU Ambil Peran Strategis di Program MBGBaca Juga:
Distribusi MBG Disetop saat Libur Lebaran, BGN: Negara Irit Anggaran Rp5 TriliunBaca Juga:
Ketua DPC GMNI Jombang Desak Pemkab Pastikan Kualitas Program MBGBerita Lainnya oleh Shinta Miranda
30 Oktober 2025 15:28
Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf
29 Oktober 2025 05:15
Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat
28 Oktober 2025 21:11
Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi
28 Oktober 2025 19:05
Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan
28 Oktober 2025 18:57
Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya
