KETIK, MALANG – Di tengah forum kolaborasi DPW GAPEMBI Jawa Timur, Irjen Pol. (Purn.) Sony Sonjaya menyoroti pentingnya kolaborasi dengan pelaku usaha untuk mendukung kelancaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sony Sonjaya saat ini menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Operasional Pemenuhan Gizi. Ia bertanggung jawab memastikan program berjalan efektif, mulai dari distribusi hingga pengawasan di lapangan.
Pria yang lahir di Bandung, 20 Oktober 1967, ini merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 1991. Ia juga menempuh pendidikan lanjutan di PTIK, Sespim, dan Lemhannas, yang membentuk kapasitasnya dalam kepemimpinan strategis.
Sebelum bergabung dengan BGN, ia memiliki karier panjang di Polri. Sejumlah jabatan penting pernah diemban, seperti Kapolres Majalengka, Kapolres Bandung, hingga posisi strategis di Bareskrim Polri. Ia juga pernah menjabat Direktur Reserse Kriminal Umum dan Direktur Reserse Kriminal Khusus di Polda Aceh.
Pada 2025, Sony mulai bergabung dengan BGN sebagai Direktur Penyediaan dan Penyaluran Wilayah II, sebelum kemudian dipercaya sebagai Wakil Kepala BGN pada tahun yang sama. Dalam perannya, ia juga memimpin Tim Verifikasi yang bertugas memastikan validasi dan akurasi pelaksanaan program MBG.
Tugas tersebut mencakup koordinasi lintas sektor, pengawasan langsung, serta menjaga transparansi dan ketepatan sasaran program. Peran ini menjadi krusial dalam memastikan program gizi nasional benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Atas kontribusinya, Sony Sonjaya dianugerahi Bintang Jasa Pratama oleh Presiden Prabowo Subianto pada Februari 2026. Kini, ia melanjutkan pengabdian dengan fokus baru: memastikan akses gizi yang layak sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia.
