KETIK, ASAHAN – Bunda Literasi Kabupaten Asahan, Ny Yusnila Indriati Taufik mengikuti prosesi pelantikan Bunda Literasi di Kecamatan Meranti Kabupaten Asahan yang berlangsung di Aula Kantor Camat Meranti, Rabu 8 April 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas budaya literasi hingga ke tingkat kecamatan dan desa guna memperkuat gerakan membaca.
Acara yang dimulai pukul 14.00 WIB ini dihadiri oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Asahan, Ilham, Camat Meranti, Resmanto Tambunan, serta para Kepala desa se-Kecamatan Meranti.
Dalam arahannya, Yusnila Indriati menegaskan bahwa peran Bunda Literasi di tingkat kecamatan harus lebih dari sekadar simbolis. Ia menekankan pentingnya menjadi teladan dalam membangun kebiasaan membaca di tengah masyarakat.
"Para pengurus yang baru dilantik diharapkan aktif mengampanyekan literasi, baik melalui kegiatan langsung maupun pemanfaatan media sosial agar pesan yang disampaikan menjangkau lebih luas," ujar Yusnila.
Selain itu, koordinasi dengan komunitas literasi dan organisasi profesi juga dinilai penting agar program-program yang dijalankan dapat menyentuh seluruh lapisan masyarakat, baik di lingkungan pemerintahan maupun masyarakat umum.
Dia juga menyoroti pentingnya kolaborasi dengan Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Asahan sebagai mitra strategis dalam menjalankan berbagai program literasi yang berkelanjutan.
Tidak hanya itu, Yusnila juga menekankan penerapan enam pilar utama, mulai dari advokasi kebijakan, inovasi program, hingga pendampingan pelatihan keterampilan.
"Langkah ini bertujuan menjadikan perpustakaan sebagai pusat pembelajaran sepanjang hayat yang mampu menciptakan masyarakat yang inklusif dan berdaya saing," pungkasnya.
Sebagai simbol sinergi antar-instansi, sekaligus menegaskan komitmen bersama dalam membangun budaya literasi di Kabupaten Asahan, Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama.(*)
