Bupati Halsel Resmikan Masjid Madinatul Hijrah di Permukiman Baru Kawasi

23 Januari 2026 11:56 23 Jan 2026 11:56

Thumbnail Bupati Halsel Resmikan Masjid Madinatul Hijrah di Permukiman Baru Kawasi

Foto 1: Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, didampingi Sultan Bacan Muhammad Irsyad Maulana Syah, menandatangani prasasti peresmian masjid Madinatul Hijrah di permukiman baru Desa Kawasi (Foto: Humas Harita Nickel For Ketik.com)

KETIK, HALMAHERA SELATAN – Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, meresmikan Masjid Madinatul Hijrah yang berlokasi di permukiman baru Desa Kawasi, Kecamatan Obi, Kamis 22 Januari 2026. Peresmian yang dirangkaikan dengan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat kehidupan spiritual dan sosial masyarakat Pulau Obi.

Peresmian masjid ditandai dengan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti oleh Bupati Bassam Kasuba, didampingi Sultan Bacan Muhammad Irsyad Maulana Syah serta jajaran Forkopimda Halmahera Selatan.

Dalam sambutannya, Bupati Bassam Kasuba menekankan makna filosofis di balik penamaan Madinatul Hijrah. Ia memaknai perpindahan warga Kawasi ke permukiman baru sebagai bentuk hijrah sosial, sebagaimana hijrah Nabi Muhammad SAW ke Madinah yang diawali dengan pembangunan masjid sebagai pusat peradaban umat.

Bupati menjelaskan bahwa masjid merupakan fondasi peradaban umat Islam karena menjadi ruang yang menyatukan nilai keagamaan dan kehidupan sosial. Ia berharap perpindahan masyarakat ke permukiman baru dapat dimaknai sebagai semangat hijrah yang mendorong peningkatan kualitas keimanan dan kehidupan sosial kemasyarakatan.

"Harapan besar kami, masjid ini menjadi pusat kebersamaan dan kekompakan masyarakat Kawasi untuk bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam membangun Obi dan Halmahera Selatan," tegasnya.

Fasilitas Ibadah di Permukiman Baru

Masjid Madinatul Hijrah dibangun sejak November 2021 dan selesai pada Juli 2022. Masjid ini berdiri di atas lahan seluas 2.267 meter persegi dengan luas bangunan 26 meter persegi dan mampu menampung hingga 750 jemaah. Fasilitas pendukung meliputi tempat wudhu dan toilet terpisah bagi putra dan putri dengan pasokan air bersih, serta area parkir yang memadai.

Perwakilan manajemen Harita Nickel, Topan Prasetyo, menyampaikan bahwa perusahaan mendukung upaya pemerintah daerah dalam menyediakan kawasan permukiman yang tertata dan terintegrasi, termasuk fasilitas ibadah bagi masyarakat.

“Harita Nickel berkomitmen berjalan bersama pemerintah daerah dan masyarakat. Dukungan kami tidak hanya pada aspek ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga pada penguatan nilai spiritual dan keharmonisan sosial warga Desa Kawasi,” ujarnya.

Respons Positif Masyarakat

Permukiman baru yang dilengkapi dengan fasilitas ibadah mendapat respons positif dari tokoh agama setempat. Ketua Majelis Taklim Madinatul Hijrah, Siti Muhammad, mengungkapkan kenyamanan tinggal di permukiman baru yang dinilai lebih kondusif untuk kegiatan keagamaan, termasuk pendidikan anak.

“Menurut saya tidak ada alasan menolak tinggal di permukiman baru, karena dari segi apapun di sini jauh lebih baik dan lebih nyaman. Kegiatan keagamaan lebih hidup dan ibu-ibu juga semakin kompak,” ujarnya.

Senada disampaikan Ahmad Osalia, Imam Masjid Madinatul Hijrah, yang mengungkapkan kegiatan keagamaan di masjid telah berlangsung sejak dua tahun terakhir saat warga mulai pindah ke permukiman baru. Dengan diresmikannya masjid ini, dia berharap dapat menambah semangat warga untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan.

“Saya berharap masjid ini dapat dimakmurkan tidak hanya untuk shalat lima waktu saja, tetapi juga berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan, khususnya menyambut bulan suci Ramadan yang akan datang,” ujarnya.

Rangkaian acara peresmian berlangsung khidmat, dimeriahkan dengan penyambutan tarian Cakalele oleh anak-anak, lantunan shalawat, serta Tabligh Akbar yang diisi oleh Syekh Abdullah Saleh Mohammed Jaber dan Ustadz M. Saleh Sakola. Dalam kesempatan itu juga dilakukan pengukuhan badan takmir masjid dan pengurus majelis taklim, menandai dimulainya pengelolaan mandiri oleh warga.

 

 

Tombol Google News

Tags:

Harita Nickel Hasan Ali Bassam Kasuba Peresmian Masjid Permukiman Kawasi Baru Halmahera Selatan Maluku Utara