Jelang Idulfitri, Pemkot Batu Siapkan 3.000 Voucher Sembako di Pasar Among Tani

9 Maret 2026 14:44 9 Mar 2026 14:44

Thumbnail Jelang Idulfitri, Pemkot Batu Siapkan 3.000 Voucher Sembako di Pasar Among Tani

Pemkot Batu menyiapkan 3000 voucher yang bisa digunakan di Pasar Among Tani Kota Batu. (Foto: Dafa Wahyu Pratama/Ketik.com)

KETIK, BATU – Sebanyak 3.000 voucher potongan harga disiapkan Pemerintah Kota Batu untuk membantu masyarakat membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau menjelang Idulfitri. 

Voucher tersebut akan dibagikan dalam program pasar murah yang digelar di Pasar Induk Among Tani. Pemkot Batu berupaya menekan potensi kenaikan harga sejumlah komoditas pokok yang biasanya terjadi menjelang Hari Raya Idulfitri.

Program intervensi pasar ini diselenggarakan oleh Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumperindag) Kota Batu dan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 10 hingga 12 Maret 2026.

Kepala Bidang Perdagangan Diskumperindag Kota Batu, Andry Yunanto, mengatakan, sebanyak 3.000 voucher disiapkan untuk sekitar 1.000 warga penerima manfaat. Setiap warga nantinya akan memperoleh tiga voucher yang dapat digunakan saat berbelanja di pasar murah.

“Kami menyiapkan total 3.000 voucher yang diperuntukkan bagi sekitar 1.000 warga penerima. Setiap orang nantinya akan mendapatkan tiga voucher,” ujarnya, Senin, 9 Maret 2026.

Ia menjelaskan, setiap voucher memiliki nilai potongan harga sebesar Rp5 ribu. Dengan demikian, setiap warga dapat memperoleh potongan harga hingga Rp15 ribu saat membeli kebutuhan pokok di lokasi pasar murah.

“Setiap warga bisa menggunakan tiga voucher tersebut untuk membeli sejumlah komoditas dengan total potongan harga sebesar Rp15 ribu,” jelasnya.

Voucher tersebut dapat dimanfaatkan untuk membeli sembilan jenis komoditas utama yang banyak dibutuhkan masyarakat menjelang Idulfitri, seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur, daging ayam, daging sapi, cabai rawit, serta bawang.

Pelaksanaan pasar murah ini juga melibatkan pedagang yang berjualan langsung di Pasar Induk Among Tani. Warga yang telah mendapatkan voucher dapat menukarkannya kepada pedagang yang telah bekerja sama dengan panitia.

“Pedagang yang terlibat merupakan pelaku usaha yang berjualan di Pasar Induk Among Tani. Warga cukup menukarkan voucher tersebut kepada pedagang yang telah ditunjuk,” ujarnya.

Melalui skema tersebut, pemerintah berharap transaksi jual beli dapat berjalan lebih efektif sekaligus membantu meningkatkan perputaran ekonomi bagi pedagang lokal.

Diskumperindag memperkirakan sekitar 20 hingga 100 pedagang mitra akan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Para pedagang juga diminta memastikan ketersediaan stok komoditas selama program berlangsung.

Distribusi voucher akan dilakukan setiap hari selama pelaksanaan pasar murah dengan kuota sekitar 1.000 voucher per hari bagi warga yang datang langsung ke lokasi kegiatan.

“Voucher akan dibagikan langsung kepada warga yang hadir di lokasi pasar murah. Program ini diprioritaskan bagi masyarakat Kota Batu, sehingga warga yang ingin mendapatkan voucher wajib menunjukkan KTP sebagai bukti domisili,” terangnya.

Melalui program ini, Pemkot Batu berharap daya beli masyarakat tetap terjaga sekaligus membantu menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di pasaran.

“Kami berharap program ini dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga di Kota Batu,” pungkasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Pasar Among Tani Kota Batu Diskumperindag Kota Batu Kota Batu sembako murah Idul Fitri 1447 Hijriah