Awas! Banyak Lubang di Jalan Nasional Bypass Soekarno Hatta Rangkasbitung, Pengguna Jalan Terancam

22 Januari 2026 11:19 22 Jan 2026 11:19

Thumbnail Awas! Banyak Lubang di Jalan Nasional Bypass Soekarno Hatta Rangkasbitung, Pengguna Jalan Terancam

Kondisi Jalan Nasional Bypass Soekarno Hatta Rangkasbitung memprihatinkan. (Foto: Abdul Kohar/ketik.com)

KETIK, LEBAK – Kondisi Jalan Nasional Rangkasbitung–Cikande, tepatnya di Bypass Soekarno Hatta, Kabupaten Lebak, Banten, kian memprihatinkan. Kerusakan parah berupa lubang-lubang di badan jalan dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan, baik pengendara roda dua maupun roda empat.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Kamis 22 Januari 2026 kerusakan jalan terlihat di sejumlah titik, mulai dari perempatan lampu merah Sumur Buang hingga lampu merah Malang Nengah, Rangkasbitung. Lubang-lubang pada jalan tersebut cukup dalam dan sebagian tertutup genangan air hujan, sehingga sulit terlihat oleh pengendara yang melintas.

Salah seorang warga Rangkasbitung, Aji, mengungkapkan bahwa kondisi jalan Bypass Soekarno Hatta telah lama mengalami kerusakan dan sering memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas.

“Banyak pengendara yang tidak mengetahui adanya lubang karena tertutup air hujan. Akibatnya, tidak sedikit yang terjatuh atau mengalami kecelakaan, terutama saat malam hari,” ujar Aji saat diwawancarai oleh ketik.com.

Foto Jalan Nasional Bypass Soekarno Hatta Rangkasbitung, mengalami kemacetan panjang. Penyebab adalah jalan tersebut banyak yang berlubang. (Foto: Abdul Kohar/ketik.com)Jalan Nasional Bypass Soekarno Hatta Rangkasbitung, mengalami kemacetan panjang. Penyebab adalah jalan tersebut banyak yang berlubang. (Foto: Abdul Kohar/ketik.com)

Menurutnya, kerusakan jalan tersebut harus segera ditangani karena Bypass Soekarno Hatta merupakan jalur utama dan vital yang menghubungkan Rangkasbitung dengan Jakarta, serta menjadi akses penting menuju wilayah Pandeglang dan Serang.

“Ini jalan nasional dengan volume kendaraan cukup tinggi. Kalau tidak segera diperbaiki, risikonya sangat besar bagi keselamatan pengguna jalan,” tambahnya.

Selain kondisi jalan yang rusak, warga juga mengeluhkan minimnya penerangan jalan umum di sepanjang jalur tersebut.

"Kurangnya lampu penerangan pada malam hari semakin memperparah kondisi dan meningkatkan potensi kecelakaan,"ucapnya.

Terpisah, Lurah Cijoro Lebak, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Dadi Riyadi, mengatakan pihaknya telah mengajukan permohonan perbaikan jalan kepada Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah Banten.

“Kami sudah menyampaikan surat permohonan perbaikan kepada BPJN Wilayah Banten pada 6 Januari 2026, berdasarkan laporan dan usulan dari masyarakat,” kata Dadi Riyadi ketika dihubungi oleh ketik.com.

Surat tersebut bernomor 660/15/Kelurahan Cijoro Lebak/2026, yang berisi permohonan perbaikan Jalan Soekarno Hatta atau Bypass Rangkasbitung.

Dalam surat itu disebutkan bahwa ruas jalan yang dimohonkan perbaikan berada di Jalan Soekarno Hatta, mulai dari kawasan Universitas Lantansa Masiro hingga perempatan lampu merah Malang Nengah, Kelurahan Cijoro Lebak, Rangkasbitung.

Namun hingga kini, lanjut Dadi, belum ada tindak lanjut atau aktivitas perbaikan di lapangan dari pihak BPJN Wilayah Banten.

Warga pun berharap pemerintah pusat melalui BPJN Wilayah Banten dapat segera melakukan penanganan dan perbaikan jalan tersebut demi menjamin keselamatan, kenyamanan, serta kelancaran arus lalu lintas di jalur nasional tersebut. (*)

Tombol Google News

Tags:

Jalan Nasional Rangkasbitung-Cikande Bypass Soekarno Hatta Berlubang Dikeluhkan BPJN Banten Kementrian PUPR ketik.com Kabupaten Lebak banten