KETIK, SURABAYA – Tim Monitoring Daging RPH Kota Surabaya melakukan pemantauan harga daging di sejumlah pasar tradisional di Surabaya menjelang bulan suci Ramadan 2026. Pemantauan yang dilaksanakan pada Rabu, 11 Februari 2026, dilakukan di dua lokasi, yakni Pasar Soponyono dan Pasar Pahing Rungkut.
Hasil monitoring menunjukkan adanya kenaikan harga pada beberapa jenis daging sapi yang beredar di pasaran. Meskipun demikian, secara umum kondisi harga masih terpantau terkendali.
Ketua Tim Monitoring Daging RPH Surabaya, drh. Bagus Aditya, M.Si, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah antisipati untuk meredam potensi lonjakan harga menjelang Ramadan sekaligus memastikan kualitas daging yang dipasarkan tetap sesuai standar. Ia menegaskan, tim secara rutin melakukan inspeksi mendadak ke pasar guna memastikan lapak mitra menjual daging hasil pemotongan resmi dari RPH.
“Tim monitoring daging RPH rutin melakukan sidak ke pasar-pasar untuk memastikan lapak mitra benar-benar menjual daging hasil pemotongan dari RPH,” ujar drh. Bagus Aditya.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, harga daging sapi di Pasar Soponyono tercatat sebagai berikut:
• Daging D1: Rp130.000 per kilogram
• Daging D2 Rp120.000 per kilogram
• Rawisan atau rawonan Rp110.000 per kilogram
• Iga Rp90.000 per kilogram
• abuntut Rp80.000 per kilogram
• Babat Rp80.000 per kilogram
• Usus Rp80.000 per kilogram
• Paru Rp90.000 per kilogram
• Hati Rp60.000 per kilogram
Sementara itu, di Pasar Pahing Rungkut:
• D1 Rp125.000 per kilogram
• Daging D2 Rp115.000 per kilogram
• Rawisan atau rawonan Rp105.000 per kilogram
• Iga Rp90.000 per kilogram
• Buntut Rp80.000 per kilogram
• Babat Rp80.000 per kilogram
• Usus Rp80.000 per kilogram
• Paru Rp90.000 per kilogram
• Hati Rp70.000 per kilogram
Untuk komoditas daging ayam, harga di kedua pasar terpantau stabil di angka Rp42.000 per kilogram.
RPH Surabaya mengimbau masyarakat untuk tetap memastikan kebutuhan protein keluarga terpenuhi selama Ramadan dengan membeli daging di lapak resmi mitra RPH. Produk yang berasal dari jalur resmi dipastikan melalui proses pemotongan terstandar, diawasi oleh tenaga profesional, serta memenuhi aspek keamanan pangan.
Monitoring harga dan kualitas daging tersebut akan terus dilakukan secara rutin sebagai bentuk komitmen RPH Surabaya dalam menjaga stabilitas pasokan, harga yang sesuai dengan pasaran, serta kepercayaan masyarakat terhadap daging yang beredar di pasaran. (*)
