KETIK, JAKARTA – Sekretariat Bersama Wartawan Indonesia (SWI) menindaklanjuti tawaran kerja sama dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dengan melakukan kunjungan resmi ke Kantor Pusat BAZNAS di kawasan Matraman, Jakarta Timur, Jumat, 10 April 2026.
Dalam pertemuan tersebut, jajaran SWI yang dipimpin Sekjen sekaligus Plt. Ketua Umum Herry Budiman hadir bersama sejumlah pengurus, di antaranya Kabid OKK Riki, Kabid Media Massa Aldimas, serta perwakilan SWI Depok Ardhi. Mereka disambut oleh Community Partnership Officer Divisi Retail BAZNAS RI, Donny Fajar Ramadhan, beserta staf.
Herry Budiman menegaskan bahwa SWI menyambut positif peluang kolaborasi dengan BAZNAS RI. Menurutnya, kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi antar lembaga, khususnya dalam pengelolaan program sosial berbasis zakat.
"SWI menyambut baik kerjasama dengan BAZNAS RI, karena ini merupakan sinergi dua lembaga. Oleh karenanya kami ingin ada MoU dan PKS (Perjanjian Kerja Sama) antara SWI dengan BAZNAS sebagai landasan operasional. Jika berkenan, penandatangannya saat acara pembukaan Munas SWI 20 Mei, di Boyolali," ujar Herry Budiman.
Ia menjelaskan, terdapat peluang kolaborasi dalam delapan program unggulan BAZNAS, terutama yang berkaitan dengan layanan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), serta berbagai program sosial kemasyarakatan.
"Saya melihat ada potensi di SWI, bahkan beberapa diantaranya SWI sudah melaksanakannya. Nantinya, SWI akan bentuk PIC khusus terkait kerjasama dengan BAZNAS ini," ungkap Herry.
Menanggapi hal tersebut, Donny Fajar Ramadhan menyampaikan apresiasi atas respons cepat dan inisiatif SWI dalam menjajaki kerja sama. Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena pertemuan tersebut belum dihadiri pimpinan BAZNAS secara langsung.
"Kami apresiasi atas sambutan dan respon SWI, atas tawaran kerjasama BAZNAS Pusat. Namun, kami mohon maaf, Bapak-Bapak hanya diterima oleh kami berdua," ucapnya.
Donny memastikan bahwa hasil diskusi yang berlangsung akan segera dilaporkan kepada pimpinan BAZNAS RI, termasuk rencana penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama (PKS) di Boyolali.
"Ini sudah saya catat, poin-poin apa saja yang mau kita kolaborasikan. Untuk penandatangan Mou dan atau PKS di Boyolali, kami akan sampaikan kepada bapak Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. Insya allah, beliau berkenan hadir di Boyolali." tandasnya.
Sebagai informasi, BAZNAS RI merupakan lembaga pemerintah nonstruktural yang memiliki kewenangan menghimpun dan menyalurkan dana zakat, infak, sedekah (ZIS), serta dana sosial keagamaan lainnya (DSKL). Lembaga ini dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 dan bertanggung jawab kepada Presiden melalui Menteri Agama.
Dalam menjalankan tugasnya, BAZNAS mengusung sejumlah program prioritas nasional yang berfokus pada pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Program tersebut antara lain Rumah Sehat BAZNAS, BAZNAS Microfinance, Kampung Zakat, Santripreneur, Beasiswa BAZNAS, Z-Chicken, Z-Mart, serta Rumah Layak Huni.
Selain itu, BAZNAS juga aktif menjalankan berbagai program kemanusiaan, seperti Layanan Aktif BAZNAS (LAB), bantuan logistik keluarga, hingga penanganan darurat bencana.
Kerja sama antara SWI dan BAZNAS RI diharapkan dapat memperkuat dampak program sosial di masyarakat sekaligus memperluas jangkauan distribusi bantuan bagi kelompok yang membutuhkan. (*)
