Waspada Superflu! BBKK Pantau Suhu Tubuh Pelaku Perjalanan di Bandara Juanda

24 Januari 2026 21:34 24 Jan 2026 21:34

Thumbnail Waspada Superflu! BBKK Pantau Suhu Tubuh Pelaku Perjalanan di Bandara Juanda

Kepala Kantor BBKK Surabaya Rosidi Roslan. (Foto: Fitra/Ketik.com)

KETIK, SURABAYA – Superflu, virus yang disebabkan oleh Influenza A (H2N3) subclade K ini menjadi salah satu hal yang sedang menjadi perhatian publik. Masyarakat tentu was-was dengan adanya informasi mengenai Superflu.

Sebagai langkah preventif, Kepala Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Surabaya, Rosidi Roslan mengatakan, pihaknya terus memantau suhu tubuh pelaku perjalanan di Bandara Internaisonal Juanda melalui thermal scanner.

"Jika suhu 38 derajat celcius biasanya kami bawa ke klinik. Kami juga tempatkan personil untuk memantau setiap terminal di Bandara Juanda," katanya, Sabtu, 24 Januari 2026.

Soal Superflu, ia mengatakan, sampai saat ini belum ada indikasi pelaku perjalanan yang terpapar. Hal ini karena sebelumnya, pihak BBKK memastikan lewat tes swab.

Pihaknya melakukan tes swab, jika pelaku perjalanan bersuhu tubuh lebih dari 38 derajat celcius serta batuk tidak lebih dari 10 hari.

"Pelaku perjalanan, kami mencatat sebanyak 100.000 lebih, sekitar 20 kasus ISPA namun tidak ada indikasi untuk dilakukan swab," jelasnya.

Itu artinya, lanjut Rosidi, pihaknya belum menemukan pelaku perjalanan yang memenuhi kriteria-kriteria tersebut.

Rosidi mengungkapkan, Superflu Influenza A (H3N2) Subclade K bukan varian baru. Hanya saja daya sebarnya lebih cepat walaupun tidak seganas Covid-19.

"Yang perlu dilakukan adalah bagaimana mengurangi kecepatan penyebarannya, seperti virus menular atau flu pada umumnya, tentu saja menjaga diri agar tidak tertular adalah hal yang paling penting," tegasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

superflu BBKK bbkk Surabaya Bandara Juanda superflu Jatim vaksin Covid 19