Tinggalkan Tren Shimmer, Dasilva Batik Usung Bahan Silk dan Bordir Khas Malang untuk Lebaran 2026

20 Februari 2026 13:30 20 Feb 2026 13:30

Thumbnail Tinggalkan Tren Shimmer, Dasilva Batik Usung Bahan Silk dan Bordir Khas Malang untuk Lebaran 2026

Produk Dasilva Batik mulai dari gamis dan juga jaket maupun kemeja batik. (Foto: Lutfia/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Tren shimmer untuk busana lebaran pada tahun ini telah beralih ke warna kalem namun tetap elegan. Perubahan tren tersebut ditangkap oleh Dasilva Batik asal Kota Malang. 

Dino, Owner Dasilva Batik menjelaskan pada Lebaran 2026 ini ia mengusung gamis dengan bahan silk dan bordir khas Malang. Gamis tersebut juga dipadukan dengan tas makram yang cocok untuk mempercantik para perempuan selama Lebaran. 

"Kita bordir khusus untuk ada ciri khas Malangnya. Ada bunga-bunga yang khas dari Malang, itu yang dimasukkan di bordiran. Itu yang kita tawarkan di tahun ini," ujarnya, Jumat 20 Februari 2026.

Akhir-akhir ini baju dengan bahan silk semakin banyak digemari pasar. Untuk urusan warna, Dasilva Batik mengikuti tren warna-warna lembut seperti putih dan krem yang paling banyak diburu. Namun warna klasik seperti hitam tetap disediakan sebagai pilihan dominan.

Foto Dua petugas kebersihan MCC yang berhasil dimake over menggunakan gamis Lebaran milik Dasilva Batik. (Foto: Dasilva Batik)Dua petugas kebersihan MCC yang berhasil dimake over menggunakan gamis Lebaran milik Dasilva Batik. (Foto: Dasilva Batik)

"Jadi permintaan gitu, dari tahun 2026 ini. Kami buat ciri khas coraknya full bordir. Enggak ada ornamen batik khusus untuk lebaran. Harga untuk tasnya mulai Rp250 ribu, kalau gamis bordirnya Rp350.000," ungkapnya. 

Hingga saat ini, Dasilva Batik telah menerima sekitar 50 pesanan gamis. Jumlah tersebut diperkirakan akan mengalami kenaikan pada minggu kedua dan ketiga puasa. 

"Kalau minggu kedua itu luar kota masih ada, tapi kalau sudah minggu ketiga biasanya sudah yang wilayah Jawa Timur. Estimasi waktu pengiriman saat high season lambat semua. Jadi kalau sudah masuk minggu ketiga biasanya yang masih berani ambil itu customer di wilayah Jawa Timur," sebutnya. 

Pada Lebaran tahun sebelumnya, Dasilva Batik mengusung khusus baju koko. Produk tersebut juga laris manis dengan penjualan hingga 180 pisis dengan omzet hingga Rp187 juta. 

Selain menjual gamis saat Lebaran, Dasilva Batik juga menjual beragam jenis baju batik. Mulai dari kemeja, jaket, outer dan blazer, dan lainnya. 

"Targetnya sih harusnya lebih, harapannya begitu. Kalau untuk produk toko kita memang penjualannya lumayan jauh. Ke Malaysia, Taiwan itu tiap minggu ada. Kalau Indonesia tiap hari ada pengirimannya. Kalau untuk baju koko ini, tahun lalu ada dari Malaysia," terangnya. 

Untuk pemasaran, Dasilva Batik menggunakan cara yang unik. Mereka sering kali melakukan make over terhadap tukang becak maupun masyarakat umum. Baru-baru ini sebagai promosi gamis Lebaran, Dasivla Batik melakukan make over terhadap ibu-ibu petugas kebersihan di MCC. 

"Produk itu kan kalau kita terlalu menggunakan yang model-model atau artis-artis itu membuat orang berfikir jadi bagus karna modelnya cantik. Kita buktikan bahwa siapapun yang menggunakan produk kita juga bisa tampil keren," pungkasnya.  (*)

Tombol Google News

Tags:

Dasilva Batik baju lebaran Gamis Lebaran umkm kota malang Tren Lebaran Tren Baju Lebaran 2026 Kota Malang