KETIK, SURABAYA – Cuaca musim dingin kembali membawa petaka di Jepang. Sebuah kecelakaan beruntun berskala besar terjadi di Jalan Tol Kan-etsu, wilayah Minakami, Prefektur Gunma, pada Jumat malam, 26 Desember 2025. Insiden ini melibatkan lebih dari 50 kendaraan dan menelan korban jiwa, menjadikannya salah satu kecelakaan lalu lintas terburuk di Jepang dalam beberapa waktu terakhir.
Peristiwa bermula saat kondisi jalan tol tertutup salju dan es, membuat permukaan jalan sangat licin. Menurut laporan kepolisian setempat, sebuah truk diduga menabrak kendaraan lain yang telah lebih dulu berhenti akibat kecelakaan sebelumnya. Tabrakan tersebut kemudian memicu rentetan benturan beruntun yang terus meluas, karena kendaraan lain yang melaju tidak sempat mengerem atau kehilangan kendali di jalan licin.
Dalam hitungan menit, puluhan mobil dan truk saling bertabrakan di sepanjang ratusan meter ruas tol. Beberapa kendaraan dilaporkan terbakar hebat, menciptakan kepulan asap tebal dan api yang menyulitkan proses penyelamatan. Tim pemadam kebakaran dan petugas darurat bekerja selama berjam-jam untuk memadamkan api sekaligus mengevakuasi para korban yang terjebak di dalam kendaraan.
Akibat kecelakaan ini, setidaknya dua orang meninggal dunia, sementara puluhan lainnya mengalami luka-luka, termasuk beberapa korban dengan kondisi serius. Para korban segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
Kecelakaan tersebut juga menyebabkan penutupan jalan tol selama berjam-jam, karena banyaknya kendaraan rusak dan hangus yang harus dievakuasi. Otoritas setempat mengimbau para pengendara agar lebih berhati-hati, terutama saat berkendara di musim dingin, serta mematuhi batas kecepatan dan peringatan cuaca ekstrem.
Pihak kepolisian Jepang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, namun kondisi cuaca buruk dan jalan yang licin akibat salju diduga kuat menjadi faktor utama yang memicu dan memperparah kecelakaan beruntun ini.
