Pemkab Bandung Sepakati Pembangunan Tol Getaci dengan Exit Tol Tegalluar

12 Februari 2026 20:09 12 Feb 2026 20:09

Thumbnail Pemkab Bandung Sepakati Pembangunan Tol Getaci dengan Exit Tol Tegalluar

Sekda Kab Bandung Cakra Amiyana saat konsultasi publik pembangunan Jalan Tol Getaci di Grand Tjokro Kota Bandung, Kamis (12/2/26).(Foto:Iwa/Ketik.com)

KETIK, BANDUNG – Pemkab Bandung turut menyepakati rencana pembangunan Jalan Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap (Getaci), yang akan dibangun Kementerian Pekerjaan Umum (Kemenpu). Kesepakatan Pemkab Bandung ini seiring dengan disepakatinya Exit Tol Tegalluar di Desa Tegalluar Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung oleh Ditjen Bina Marga Kemenpu.

Dari progres terakhir pembangunan tol fase pertama Gedebage-Tasikmalaya (Getasik) ini kini memasuki tahap pemutakhiran studi kelayakan (Feasibility Study) rencana proyek, dengan skema kolaborasi jangka panjang Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), dengan dukungan Kementerian Keuangan melalui Project Development Facility (PDF). 

Progres lainnya adalah proses pembebasan lahan yang saat ini sudah mencapai 48,7% di mana pada tahun 2026 ini Kemenpu menargetkan tercapai 50% lahan.

Kesepakatan dituangkan ke dalam poin-poin kesimpulan dalam Berita Acara Konsultasi Publik yang digelar Kemenpu di Grand Tjokro Kota Bandung, Kamis 12 Februari 2026.

"Pon ketiga disebutkan, dalam pemutakhiran studi kelayakan akan dikaji kembali trase dan exit tol yang akan dibangun, khusus segmen Garut Utara-Tasikmalaya, dan akses Tegalluar yang saat ini telah memperoleh izin prinsip dari Direktorat Bina Marga," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung Cakra Amiyana.

Menurut Sekda Cakra Amiyana Exit Tol Tegalluar dari Tol Getaci ini sangat strategis mengingat sedang dikembangkan Transit Oriented Development (TOD) atau pengembangan kota terintegrasi dengan transportasi publik massal di Stasiun Kereta Cepat Tagalluar seluas 340 hektare.

"Hal ini sesuai dengan misi pembangunan Jalan Tol Getasik ini yang akan mendukung kegiatan pengembangan kawasan sekitar, dengan opsi kerjasama dengan pemerintah daerah," imbuh sekda.

Selain itu, Jalan Tol Getasik ini juga akan melintasi Kecamatan Bojongsoang, Majalaya dan Kecamatan Nagreg.

Poin kesepakatan selanjutnya, pembangunan Jalan Tol Getasik ini juga akan memperhatikan konektivitas dengan jalan eksisting, terasuk integrasi dengan proyek jalan tol dalam kota Bandung Intra Urban Toll Road (BIUTR).

Selain itu, pembangunan Tol Getasik juga harus memperhatikan lingkungan hidup. Kesepakatan terakhir dalam Berita Acara Konsultasi Publik tersebut, Pemerintah Daerah Provinsi, Kota dan Kabupaten berharap proyek Tol Getasik dapat terealisasi, sesudang dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2025-2029.

Pembangunan Tol Getaci sepanjang 95,5 kilometer dengan estimasi anggaran Rp29,5 triliun ini merupakan uaya pengembangan Kawasan Rebana dan Jabar Selatan di Jawa Barat. Selain itu juga akan melengkapi jaringan jalan tol di Jabar dan meningkatkan konektivitas dengan Provinsi Jawa Tengah.(*)
 

Tombol Google News

Tags:

DPUTR dputr kab bandung keenterian pu tol getaci tol getasil Jalan tol exit tl exit tol tegalluar