KETIK, SUMENEP – Madrasah Tsanawiyah (MTs) An-Nawari Sera Tengah Kecamatan Bluto menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan acara Sosialisasi & Workshop Pembelajaran Mendalam dan Kurikulum Berbasis Cinta.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara tiga lembaga pendidikan, yakni MTs An Nawari, MTs An-Nur, dan MTs Assalafiyah.
Acara ini berlangsung pada hari Kamis, 12 Februari 2026, bertempat di Gedung MTs An Nawari. Tema besar yang diusung adalah "Pengembangan Guru Profesional: Aksi Nyata Panca Cinta".
Fokus utama kegiatannya adalah memberikan pemahaman mendalam terkait implementasi Keputusan Menteri Agama (KMA) No. 1503 Tahun 2025 serta insersi Kurikulum Berbasis Cinta melalui madrasah untuk Indonesia.
Dalam pernyataannya, Kepala MTs An-Nawari Badrut Tamam menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi. Termasuk juga meningkatkan kompetensi para guru dalam menghadapi dinamika kurikulum terbaru.
“Kolaborasi ini penting untuk memastikan bahwa madrasah tidak hanya unggul secara akademis. Melainkan juga mampu menanamkan nilai-nilai karakter melalui pendekatan kasih sayang atau Kurikulum Berbasis Cinta dalam setiap pembelajaran,” ujarnya.
Hadir sebagai pemateri utama adalah Fathor Arifin. Ia membedah konsep Deep Learning (Pembelajaran Mendalam) dan strategi teknis pengintegrasian nilai-nilai cinta ke dalam kurikulum.
Dalam paparannya, Fathor Arifin menekankan bahwa guru profesional di era ini harus mampu menerjemahkan regulasi pemerintah menjadi aksi nyata di ruang kelas yang humanis dan menyenangkan bagi siswa.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh para pimpinan madrasah mitra, yakni Kepala MTs An-Nur, Hussi, dan Kepala MTs Assalafiyah, Hotip. Kehadiran ketiga pimpinan lembaga ini menunjukkan komitmen yang kuat untuk mempererat jejaring kerja sama antar madrasah dalam meningkatkan mutu pendidikan di lingkungan mereka.
Para peserta sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut yang terdiri dari dewan guru dari madrasah ketiga tersebut. Dari kegiatan ini Madrasah dapat menerapkan pembelajaran mendalam (PM) dan kurikulum berbasis cinta (KBC) sesuai KMA 1503 Tahun 2025 dalam proses pembelajaran.(*)
