KETIK, MALANG – Masa sosialisasi Gedung Parkir Kayutangan telah berakhir. Selama sepekan, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang mencatat perputaran kendaraan yang keluar masuk mencapai 1.000 unit.
Kepala Bidang Parkir Dishub Kota Malang, Rahmat Hidayat menyebut lonjakan pengunjung paling terasa pada Sabtu dan Minggu.
"Kalau perputaran kendaraan kurang lebih 1.000, lebih kalau untuk Sabtu dan Minggu," ujarnya, Rabu, 14 Januari 2026.
Biasanya saat akhir pekan, Gedung Parkir Kayutangan hingga Parkir Vertikal Majapahit selalu dipadati kendaraan. Kondisi ini terjadi karena sistem parkir di kawasan Kayutangan Heritage kini telah dipusatkan di gedung tersebut.
"Tren volume kendaraan itu kebanyakan Sabtu-Minggu, full sampai Majapahit. Sekitar hampir kurang lebih 700-800, ya," katanya.
Sebagai informasi, Gedung Parkir Kayutangan terkoneksi dengan Parkir Vertikal Majapahit. Gedung Parkir Kayutangan mampu menampung 20 unit kendaraan roda empat dan 350 unit kendaraan roda dua.
Sementara itu, Parkir Vertikal Majapahit memiliki kapasitas 15 kendaraan roda empat serta 450 unit kendaraan roda dua, sehingga total daya tampung keseluruhan mencapai 35 unit kendaraan roda empat dan 800 unit kendaraan roda dua.
"Untuk hari pertama setelah sosialisasi ini kan berbayar. Kita akan lihat bagaimana antusiasme masyarakat. Biasanya baru kelihatan saat malam sekitar pukul 20.00-21.00 WIB," jelasnya.
