KETIK, MALANG – Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) Kota Malang memutuskan untuk tidak menutup Jalan Merdeka Selatan. Keputusan ini merupakan tindak lanjut dari hasil uji coba penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) serta parkir di kawasan Alun-Alun Merdeka.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menjelaskan uji coba dilakukan selama dua pekan di hari Sabtu.
"Penataan arus lalu lintas yang dilakukan adalah tetap menggunakan badan jalan yang ada. Artinya, tidak dilakukan penutupan Jalan Merdeka Selatan," ujarnya, Selasa, 3 Maret 2026.
Jaya menjelaskan PKL dan parkir motor ditempatkan pada posisi semula. Untuk PKL berada di utara jalan atau merapat pada Alun-alun Merdeka dengan menghadap ke arah Kantor Pos Malang.
"Jadi PKL menghadap ke trotoar, ke Kantor Pos Malang. PKL ini perlu penataan lebih masif lagi," jelasnya.
Jaya berharap ada sinergi dengan PKL di Jalan Agus Salim dan Jalan Merdeka Barat, meskipun ia mengakui penataan di kawasan Alun-Alun Merdeka masih memerlukan pembicaraan khusus.
"Tetapi penataan untuk arus lalu lintas dan PKL sudah bisa difasilitasi, hanya perlu ditingkatkan layanannya, komoditasnya, atau penataannya lebih rapi lagi begitu untuk PKL," jelasnya.
Sedangkan penataan parkir juga tetap berada di Jalan Merdeka Selatan. Hanya saja lokasinya berada tepat di depan area Kantor Pos Malang dan sekitarnya.
Penataan tersebut dilakukan agar beban lalu lintas di kawasan Alun-alun Merdeka Kota Malang tidak terlalu berat. Terlebih menghadapi Ramadan dan Idulfitri, kunjungan di Alun-alun Merdeka maupun Kayutangan Heritage diprediksi tinggi.
"Maka sangat mungkin mereka (pengunjung) akan juga memanfaatkan Alun-alun Merdeka, termasuk untuk menikmati PKL yang ada di Merdeka Selatan," katanya.
Jaya menyebut penataan tersebut bersifat fleksibel. Apabila di kemudian hari kondisi lalu lintas mulai padat maka tidak menutup kemungkinan Jalan Merdeka Selatan dilakukan skema penutupan.
"Sehingga arus lalu lintas ini kami sifatnya akan selalu berkembang. Artinya tetap silakan menggunakan badan jalan, dan suatu saat bisa jadi ditutup apabila padat yang ada di Merdeka Selatan," tutupnya. (*)
