Sertijab 31 Kepala Sekolah, Dinas Pendidikan Kota Batu Tekankan Kepemimpinan Visioner di Era Digital

4 Maret 2026 12:01 4 Mar 2026 12:01

Thumbnail Sertijab 31 Kepala Sekolah, Dinas Pendidikan Kota Batu Tekankan Kepemimpinan Visioner di Era Digital

Kepala Dinas Pendidikan, Alfi Nurhidayat (empat dari kiri) foto bersama kepala sekolah yang melaksanakan serah terima jabatan. (Foto: Dinas Pendidikan Kota Batu)

KETIK, BATU – Momentum serah terima jabatan (sertijab) kepala sekolah se-Kota Batu dimanfaatkan Dinas Pendidikan untuk mengingatkan pentingnya kepemimpinan yang visioner, adaptif, dan berintegritas di tengah tantangan era digital.

Sertijab yang diikuti 31 kepala sekolah SD dan SMP ini digelar di SDN Tulungrejo 03, Kecamatan Bumiaji, Selasa, 3 Maret 2026. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pelantikan kepala sekolah yang sebelumnya dilakukan Wali Kota Batu.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, Alfi Nurhidayat, menegaskan, sertijab merupakan bagian dari mekanisme kepegawaian yang harus dijalankan sesuai ketentuan.

“Sertijab ini merupakan tindak lanjut dari pelantikan beberapa waktu lalu dan menjadi bagian dari mekanisme kepegawaian yang wajib dilaksanakan sesuai prosedur,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Alfi mengingatkan para kepala sekolah yang baru dilantik agar menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan tidak menyalahgunakan kewenangan. Ia menekankan pentingnya keteladanan dalam memimpin, sebagaimana ajaran Ki Hajar Dewantara.

“Jangan merasa paling berkuasa atau bertindak sewenang-wenang. Teladanilah Ki Hajar Dewantara dengan semboyannya, ‘Ing ngarsa sung tulada, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani’,” tegasnya.

Menurutnya, kepala sekolah memegang peran strategis dalam menentukan arah dan kualitas pendidikan. Kemajuan sekolah sangat dipengaruhi kepemimpinan kepala sekolah, baik dalam manajemen, peningkatan kompetensi tenaga pendidik, maupun capaian prestasi siswa.

Ia menambahkan, dalam paradigma manajemen pendidikan yang terus berkembang, kepala sekolah dituntut mampu menghadirkan perubahan positif, membangun budaya mutu, memperkuat kerja tim, menerapkan manajemen yang terbuka, serta melakukan evaluasi dan perbaikan secara berkelanjutan.

“Saudara-saudara yang dipercaya sebagai kepala sekolah adalah insan terpilih yang telah memenuhi kriteria teknis, akademis, dan administratif. Karena itu, jangan bekerja hanya berorientasi pada jabatan atau status, tetapi tunjukkan komitmen nyata dalam meningkatkan mutu pendidikan,” katanya.

Alfi juga menyoroti tantangan pendidikan di era disrupsi teknologi yang kian kompleks. Ia menyebut peserta didik saat ini hidup di tengah derasnya arus informasi digital yang sulit dibendung.

“Kita hidup di era disrupsi teknologi, bahkan menuju 5.0. Anak-anak kita sangat akrab dengan gawai dan dunia maya. Kita tidak bisa menolak perkembangan teknologi, tetapi harus mampu memanfaatkannya secara positif. Peran guru dan kepala sekolah sangat vital untuk membimbing siswa agar tidak terpengaruh dampak negatif,” ujarnya.

Ia meminta para kepala sekolah menjaga komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan, baik dari sisi akademik maupun pembentukan karakter.

Kepala sekolah juga dituntut mendorong peningkatan prestasi, memperkuat tata kelola sekolah, serta menjaga moralitas sumber daya manusia agar tidak terjadi stagnasi atau kemunduran.

Terkait kebijakan internal, Alfi mengingatkan agar kepala sekolah tidak gegabah dalam mengambil keputusan, terutama menyangkut penambahan tenaga pendidik maupun tenaga administrasi.

“Apabila terdapat persoalan kepegawaian, agar terlebih dahulu dikonsultasikan dan dikoordinasikan dengan Dinas Pendidikan Kota Batu,” ujarnya.

Melalui sertijab ini, Dinas Pendidikan berharap kepemimpinan baru di setiap sekolah mampu mempercepat peningkatan mutu pendidikan sekaligus menjawab tantangan zaman secara adaptif dan berkelanjutan. (*)

Tombol Google News

Tags:

Serah terima jabatan Kepala Sekolah Dinas Pendidikan Kota Batu Dinas Pendidikan Kota Batu Disdik Kota Batu