KETIK, SURABAYA – Sebuah pemandangan menarik terlihat dari hasil karya siswa Jurusan Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB) SMKN 1 Madiun. Mereka berhasil menciptakan miniatur detail yang merepresentasikan kemegahan sekolah mereka yang berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 3 hektar.
Proyek ini menjadi bukti nyata bagaimana kerja sama tim yang solid mampu menyelesaikan tugas kompleks dalam waktu singkat, yakni hanya sekitar dua hingga tiga minggu.
Kunci kecepatan dan ketepatan proyek ini terletak pada pembagian tugas yang sangat terorganisir. Galang, salah satu siswa yang terlibat, menjelaskan bahwa total ada 20 siswa yang bahu-membahu menyelesaikan maket ini. Tim tersebut dibagi menjadi dua kelompok besar dengan porsi yang sama rata.
"Kami bagi tugas supaya lebih efisien. 10 orang fokus di SketchUp untuk presisi desainnya, dan 10 orang lagi yang merakit miniatur fisiknya," ujar remaja laki laki yang akrab disapa Galang itu.
Maket Hasil Karya SMKN 1 DPIB Madiun (Foto: Nadifah Meidina/Ketik.con)
Meski dikerjakan dalam waktu yang tergolong singkat, detail yang ditampilkan tidak main-main. Menggunakan bahan akrilik yang dipotong dengan ketelitian tinggi—bahkan menggunakan bantuan gerinda mini—para siswa berhasil menampilkan wajah sekolah secara utuh.
Mulai dari deretan gedung kelas, area parkir siswa yang luas, hingga sistem gerbang otomatis yang menjadi ciri khas digitalisasi di SMKN 1 Madiun, semuanya tersaji dalam skala kecil yang menawan.
Melalui karya ini, para siswa SMKN 1 Madiun membuktikan bahwa pendidikan vokasi tidak hanya soal teori di dalam kelas, tetapi tentang bagaimana mengelola sebuah proyek besar, bekerja dalam tim, dan menghasilkan karya nyata yang membanggakan sekolah. (*)
