Expo & Expose SMK Hebat Jatim 2026 Perkuat Link and Match, Dorong Lulusan SMK Siap Kerja dan Berwirausaha

13 Februari 2026 11:52 13 Feb 2026 11:52

Thumbnail Expo & Expose SMK Hebat Jatim 2026 Perkuat Link and Match, Dorong Lulusan SMK Siap Kerja dan Berwirausaha

Sekdaprov Jatim Adhy Karyono (kanan) didampingi Kadisdik Jatim Aries Agung Paewai (kiri) saat menyaksikan karya siswa SMK di sela Expo and Expose SMK Hebat Jatim 2026 di Grand City Convention Hall Surabaya, Kamis, 12 Februari 2026. (Foto: Humas Disdik Jatim)

KETIK, SURABAYA – Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Timur kembali menggelar pameran karya dan inovasi SMK terbesar di Jawa Timur melalui Expo & Expose SMK Hebat Jawa Timur 2026.

Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari mulai 12–14 Februari 2026, dengan menampilkan karya dan inovasi dari 269 SMK negeri dan swasta di Jawa Timur yang berlangsung di Grand City Convention Hall, Surabaya dengan menampilkan 10 kompetensi strategis. 

Kegiatan Expo & Expose SMK Hebat Jatim 2026 resmi dibuka Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono, didampingi Kepala Dindik Jawa Timur Aries Agung Paewai, serta dihadiri pejabat struktural Eselon III Dindik Jatim, perwakilan BRIDA Jawa Timur, Kepala Cabang Dinas Pendidikan se-Jatim, Ketua MKKS SMK negeri dan swasta, kepala SMK, mitra DUDI, serta ratusan siswa SMK.

Sekdaprov Jatim Adhy Karyono menilai Expo & Expose SMK Hebat Jatim 2026 tidak sekadar menjadi pameran karya, melainkan telah membangun ekosistem pendidikan vokasi yang terhubung langsung dengan pasar dan industri.

“Ini bukan sekadar pameran, tetapi sebuah ekosistem. Karya anak-anak SMK didekatkan dengan pasar, industri, dan DUDI. Di sini ada business matching dan job matching, sehingga kompetensi siswa benar-benar diuji melalui dampak dan penerimaan pasar,” ujar Adhy Karyono, Kamis, 12 Februari 2026.

Ia menilai, mutu lulusan SMK kini tidak lagi semata ditentukan oleh capaian akademik, melainkan oleh kemampuan menghasilkan produk dan inovasi yang mendapat respons positif dari masyarakat serta dunia industri. Terbukti, sejumlah produk yang ditampilkan dalam kegiatan tersebut berhasil menarik minat pembeli dan laku terjual selama acara berlangsung.

“Yang terpenting, SMK tidak hanya mengisi peluang kerja, tetapi juga menciptakan lapangan kerja. Ini sejalan dengan penguatan jiwa kewirausahaan siswa,” tegasnya.

Adhy Karyono juga menyampaikan bahwa Jawa Timur saat ini menyandang predikat sebagai provinsi terinovatif, dengan sebagian besar inovasi berasal dari sektor pendidikan, termasuk SMK. Inovasi-inovasi tersebut dinilai layak dan telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Stigma bahwa lulusan SMK memiliki tingkat pengangguran tinggi kini terpatahkan. Banyak lulusan SMK justru langsung terserap dunia kerja, bahkan kompetensinya sudah ditunggu industri sebelum lulus,” ujarnya.

Adhi juga menegaskan, pendidikan vokasi di Jawa Timur telah mengimplementasikan visi Gubernur Jawa Timur menuju Jatim Cerdas, melalui peningkatan kompetensi, validasi berbasis pasar, serta penguatan kolaborasi dengan ekosistem industri.

“Keberhasilan peningkatan kompetensi SMK harus diikuti validasi nyata di pasar. Bukan sekadar menyelesaikan nilai di kelas, tetapi bagaimana produk diterima dan berdampak. Sebab SMK dibentuk untuk penguatan jiwa entrepreneurship. Sehingga tidak hanya diciptakan memiliki skill saja tapi juga menciptakan pekerjaan,” ujarnya.

Ia turut mengajak para kepala sekolah dan guru SMK memanfaatkan Expo & Expose SMK Hebat Jatim 2026 sebagai ajang refleksi sekaligus pijakan strategis untuk memperkuat link and match.

Upaya tersebut mencakup pelaksanaan job matching sebelum kelulusan, sehingga dunia usaha dan industri dapat memahami secara jelas kompetensi yang dimiliki lulusan SMK.

Di sisi lain, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menegaskan bahwa Expo & Expose SMK Hebat bukan sekadar pameran semata, tetapi menjadi wadah pembuktian kesiapan SMK di Jawa Timur dalam melahirkan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing.

“Expo ini menjadi bukti bahwa SMK Jawa Timur siap menjadi tulang punggung ekonomi daerah dan nasional. SMK hari ini tidak hanya mencetak lulusan, tetapi melahirkan talenta, inovator, technopreneur, dan pemimpin masa depan,” ujar Aries. 

Pameran ini menampilkan ratusan karya inovasi siswa dari 10 bidang keahlian strategis, di antaranya energi dan pertambangan, kemaritiman, teknologi manufaktur dan rekayasaagribisnis dan agroteknologi, pariwisata, teknologi informasi, kesehatan, serta ekonomi kreatif. Kegiatan ini sekaligus menjadi implementasi dari visi “Jatim Cerdas – Pendidikan Berdampak.”

Tak hanya pameran produk, Expo & Expose SMK Hebat Jatim 2026 juga menghadirkan berbagai agenda pendukung seperti workshop, talkshow, business matching, buyer meet seller, fashion show, serta special performance. Kegiatan ini melibatkan mitra industri sebagai bentuk penguatan kolaborasi antara SMK dan dunia kerja.

Pada kesempatan tersebut, Dindik Jatim juga memberikan Penghargaan Innovative Government Award (IGA) kepada 162 insan pendidikan Jawa Timur atas inovasi terbaik, serta menyerahkan 17 Sertifikat Hak Cipta Inovasi Pendidikan.

“Inovasi tidak boleh berhenti di ide. Inovasi harus diakui, dilindungi, dan dikembangkan,” tegas Aries.

Expo & Expose SMK Hebat Jawa Timur 2026 dijadwalkan berlangsung hingga 14 Februari 2026 dan akan ditutup secara resmi oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, sebagai bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mendukung penguatan pendidikan vokasi. (*)

Tombol Google News

Tags:

Aries Agung Paewai DISDIK Expo & Expose SMK Hebat jatim GrandCity