KETIK, SURABAYA – Pelaksanaan bazar buku internasional Big Bad Wolf (BBW) Surabaya pada hari kedua terpantau lebih tertata dan kondusif dibandingkan hari pertama pembukaan. Pada hari kedua ini, manajemen arus pengunjung dipisahkan antara penyedia jasa titip (jastiper) dan pengunjung reguler guna menghindari kepadatan.
Pantauan di lokasi, salah satu jastiper asal Kota Bandung, Echa, mengungkapkan adanya perbedaan signifikan dalam kenyamanan berbelanja pada Jumat ini dibandingkan saat hari pembukaan kemarin.
"Hari pertama itu benar-benar ramai banget sampai tiga lantai antrenya dan tidak kondusif. Sekarang lebih kondusif karena jastiper dan pengunjung reguler dipisah, jadi tidak terlalu crowded," ujar jastiper asal Bandung tersebut saat ditemui di lokasi.
Dalam aktivitas perburuan buku, Echa menjelaskan bahwa kategori buku anak-anak dan fiksi menjadi primadona yang paling banyak dicari oleh pelanggannya.
Ia merinci bahwa peminat paling tinggi datang dari kategori board book anak dan novel.
Meski antrean sudah mulai tertata dengan baik, Echa menyebutkan bahwa antusiasme warga Surabaya sangat tinggi. Hal ini terlihat dari banyaknya jumlah pengunjung yang datang sejak pagi hari. (*)
