KETIK, SURABAYA – Pusat perbelanjaan terbesar di Surabaya, Tunjungan Plaza (TP), tidak beroperasi pada Sabtu, 30 Agustus 2025. Penutupan ini dilakukan sehari setelah demonstrasi besar yang terjadi di sejumlah titik strategis di Kota Pahlawan.
Dari pantauan di lapangan, seluruh area mal, mulai dari TP 1 hingga TP 6, tampak sepi. Pintu masuk untuk kendaraan roda empat dan roda dua ditutup menggunakan pagar besi berwarna kuning dan hitam yang dilengkapi kawat berduri.
Sejumlah personel keamanan terlihat berjaga di berbagai titik. Di pintu masuk TP 1, misalnya, empat orang petugas keamanan berdiri siaga. Mereka terlihat melayani beberapa pengendara yang berhenti untuk bertanya.
"Tutup pak hari ini. Bukanya besok," kata salah satu personel keamanan TP, I Dewa Gede saat ditanya Ketik.
Pintu masuk Tunjungan Plaza Surabaya 1 ditutup pagar besi dan kawat berduri. Personel keamanan juga berjaga di sana. (Foto: Fitra/Ketik)
Sedangkan pihak pengelola Tunjungan Plaza sudah memberikan pengumuman kepada seluruh pengunjung, tenant, dan karyawan, jika hari ini tutup.
"Sehubungan dengan kondisi di area sekitar Tunjungan Plaza yang kurang kondusif, maka hari ini Sabtu tanggal 30 Agustus 2025. Tunjungan Plaza tidak beroperasional untuk sementara," tulis pengumuman Tunjungan Plaza.
Pihak manajemen juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Tunjungan Plaza dijadwalkan kembali beroperasi normal pada Minggu, 31 Agustus 2025, mulai pukul 10.00 WIB hingga 22.00 WIB.
Sementara itu, suasana di sekitar lokasi, seperti Jalan Basuki Rachmat, terpantau lebih lengang dari biasanya hingga pukul 11.30 WIB. Arus kendaraan yang biasanya padat, kini terlihat lancar.
Pagar pembatas jalan (water barrier) yang sebelumnya terpasang di tengah jalan kini diletakkan di pinggir. Selain itu, beberapa ruas jalan juga sedang dalam proses pengaspalan ulang oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.
Kondisi serupa juga terlihat di Jalan Tunjungan. Toko-toko di sepanjang jalan tersebut masih terlihat sepi dari aktivitas pengunjung.(*)