KETIK, SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bagi-bagi sembilan bahan pokok (sembako) dan mengajak masuk ribuan masyarakat di halaman Gedung Negara Grahadi di Surabaya, Sabtu, 30 Agustus 2025.
"Semoga sembako untuk warga ini bisa bermanfaat dan berkah," ujar Khofifah singkat.
Tidak hanya menemui warga dari balik pagar, orang nomor satu di Pemprov Jatim itu langsung keluar sembari bersalaman, kemudian berbincang, bahkan memeluk sebagian ibu-ibu.
Mantan Menteri Sosial tersebut juga sempat mendengarkan aspirasi sejumlah warga dan berkomitmen untuk selalu berbuat yang terbaik demi rakyat Jawa Timur.
Sementara itu, pada proses pembagian sembako, warga yang datang satu per satu antre secara tertib dan berbaris rapi ke belakang.Tak hanya warga yang tinggal di sekitar Grahadi, namun pengendara melintas hingga driver ojek online (ojol) juga menerima sembako.
Gubernur yang saat itu mengenakan baju hitam dan berkerudung oranye tersebut sempat memanggil sebagian warga yang sudah mendapat sembako, kemudian diajak berbincang dan berpesan untuk sama-sama saling menguatkan.
"Yang sabar ya Bu Khofifah, semoga selalu sehat bu, ini ujian. Saya yakin semua ada hikmahnya dan ibu selalu diberi kebahagiaan," ucap salah seorang warga.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah menyempatkan untuk melihat beberapa titik di halaman Grahadi yang dirusak massa pada aksi solidaritas, Jumat sore, 29 Agustus 2025.
Gedung Negara Grahadi menjadi salah satu sasaran amuk massa. Selain dilempari benda-benda seperti batu dan kayu, puluhan sepeda motor yang terparkir di halaman sisi timur juga hangus terbakar.
Pintu gerbang timur pun nyaris roboh setelah didorong paksa oleh pendemo. Ornamen-ornamen Kemerdekaan RI berbahan non-permanen yang dipasang di sekitar pintu masuk juga tak luput dari perusakan massa. (*)