KETIK, PEKALONGAN – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Ruben R. Prabu Faza, menyalurkan bantuan sembako bagi warga terdampak banjir di Kelurahan Sragi, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan, Minggu, 18 Januari 2026.
Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir akibat tingginya curah hujan.
Ruben yang merupakan legislator dari Fraksi Partai Golkar menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan berupa kebutuhan pokok untuk konsumsi warga.
“Kami sudah berkomunikasi dengan kepala dapur umum dan Pak Camat. Kebutuhan utama untuk makan itu ada beras, mi instan, telur, serta air mineral,” ujarnya usai menyerahkan bantuan di dapur umum Kelurahan Sragi.
Ia menjelaskan, jumlah warga terdampak banjir di wilayah Sragi mencapai sekitar 2.100 jiwa. Meski demikian, kondisi banjir saat ini mulai surut.
“Untuk wilayah Sragi ini tidak terlalu parah. Sekitar 2.100 warga terdampak, tapi air sudah mulai surut. Mudah-mudahan kondisi aman,” kata Ruben.
Ke depan, pihaknya mendorong adanya koordinasi lintas pihak dalam penataan lingkungan, khususnya sistem drainase.
Menurutnya, perbaikan drainase menjadi langkah penting agar wilayah tersebut lebih siap menghadapi potensi banjir di masa mendatang.
“Pasti akan kita koordinasikan penataan drainase supaya lebih siap menghadapi banjir dan tidak terulang kembali,” tegasnya.
Terkait dampak banjir terhadap sektor pendidikan, Ruben mengungkapkan bahwa hingga saat ini belum ada laporan resmi mengenai kendala pembelajaran. Namun, ia mengantisipasi kemungkinan gangguan kegiatan belajar mengajar.
“Alternatifnya, kegiatan belajar bisa dipindahkan ke balai desa atau sekolah lain yang tidak terdampak banjir,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Ruben juga menyampaikan pesan kepada seluruh masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Pekalongan. Ia mengajak semua pihak untuk tidak saling menyalahkan dan bersama-sama mencari solusi.
“Ini dampaknya nasional karena curah hujan masih tinggi. Kita harus waspada, sadar bencana, dan bersama-sama menata lingkungan agar banjir tidak menjadi agenda tahunan,” pungkasnya.
Sementara itu, Camat Sragi, Slamet Riyanto, menyampaikan bahwa berdasarkan laporan yang diterima, ada 3 desa dan 1 Kelurahan alami kebanjiran. Adapun 3 desa itu yaitu, Bulakpelem, Klunjukan, Tegalontar, dan Kelurahan Sragi.
"Laporan sementara yang masuk ada tiga desa dan satu kelurahan yang terdampak banjir. Terparah memang terjadi di Kelurahan Sragi, sekaligus menjadi lokasi posko utama penanganan banjir,” ungkap Slamet.
Penyerahan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian DPRD Kabupaten Pekalongan terhadap warga terdampak banjir, khususnya di Kelurahan Sragi, sebagai upaya pemulihan kondisi sosial dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.(*)
